4.507 LTSHE Siap Dipasang di Tiga Kabupaten Kalbar

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Sep 16, 2019

4.507 LTSHE Siap Dipasang di Tiga Kabupaten Kalbar
Listrik Indonesia - Jakarta | Pada tahun Anggaran 2019, Kalimantan Barat  mendapat alokasi 4.507 LTSHE (Lampu Tenaga Surya Hemat Energi) yang disebar pada tiga kabupaten, yakni: Kabupaten Landak sebanyak 773 unit;, Kab. Sintang, 1.422 unit; dan Kabupaten Melawi sebanyak 2.313 unit. Pihak Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) memastikan, seluruh LTSHE sudah terpasang pada pekan kedua ini. Optimisme tersebut didasarkan oleh tinggal sedikitnya LTSHE  yang akan dipasang, yakni tersisa 109 unit LTSHE untuk  di Desa Teluk Harapan, Kabupaten Sintang.

Sebelumnya, pada 2018, Kalimantan Barat  mendapat alokasi pembagian LTSHE di tiga kabupaten, yaitu Kabupaten Landak, Kabupaten Sintang, dan Kabupaten Kapuas Hulu, dengan total sebanyak 2.458 unit LTSHE. Penerima LTSHE untuk Kabupaten Landak terdiri dari Desa Temahar sebanyak 273 unit, Desa Permit sebanyak 136 unit dan Desa Sejower sebanyak 120 unit.

General Manager PLN UIW Kalimantan Barat Agung Murdifi mengatakan, Kabupaten Landak merupakan kabupaten yang memiliki rasio elektrifikasi terendah dibandingkan kabupaten lainnya di Kalimantan Barat. Rasio elektrifikasi Kabupaten Landak hanya 64,2% dan rasio desa berlistriknya 82,6%, sehingga masih terdapat 17,4% desa yang belum berlistrik.

"17,4% desa yang belum berlistrik bukan karena ketidakmampuan PLN, namun karena sulitnya akses transmisi listrik PLN untuk menjangkau ke desa mereka," ujar Agung.

Selanjutnya Agung menjelaskan, PLN akan berusaha melistriki desa-desa belum berlistrik tersebut, dengan menghubungkannya ke jaringan transmisi PLN jika memungkinkan. Kalau secara teknis sulit dijangkau PLN, maka sesuai dengan saran Menteri ESDM, PLN akan memasang PLTS atau PLTMH (bila ada potensi air), ditambah pemasangan LTSHE dari Kementerian ESDM untuk desa-desa yang belum berlistrik tersebut.

"Kita akan melihat daerah-daerah yang sulit dan belum terlistriki. Seperti yang disampaikan Pak Menteri ESDM tadi kita akan coba pasang PLTS atau PLTMH, tapi kita akan lihat dulu potensi mana yang lebih memungkinkan, jika ada potensi hidro kita pasang hidro yang 10 Kw atau 20 Kw dan ketika tidak ada potensi hidro maka kita akan pasang PLTS untuk daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh jaringan listrik," ujar Agung. (AB)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top