Adaptif, Komitmen, & Memahami Kaum Milenial

Author : Franki Dibuat : Aug 11, 2019

Adaptif, Komitmen, & Memahami Kaum Milenial
Yezie Dwi Gumay Putri, Komisaris PT Indopower International
Listrik Indonesia | Sebagai BUMN Listrik pelat merah, PLN diberi tugas ganda yaitu melaksanakan Publik Service Obligation (PSO) untuk melistriki masyarakat yang kurang mampu melalui subsidi, dan di sisi lain mencari profit untuk perusahaan.

Tantangan untuk melistriki seluruh masyarakat menjadi tugas PLN. Dengan berbagai upaya terus menerus harus diakui bahwa PLN telah bekerja keras untuk menyelesaikan penugasan penting di bidang kelistrikan, salah satunya adalah menuntaskan program 35.000 MW dan on going progress 7.000 MW.

Melihat kondisi kelistrikan yang semakin dibutuhkan, tentunya ke depan nakhoda PLN harus profesional, mandiri, dan berani secara terukur mengambil langkah-langkah strategis untuk menyelesaikan pekerjaan rumah yang masih tersisa.

Seperti apa sosok nakhoda yang ideal untuk memimpin PLN? Listrik Indonesia mencoba meminta masuk­an dan pendapat dari berbagai narasumber. Berikut beberapa kutip­an pendapatnya seperti dimuat dalam majalah Listrik Indonesia edisi 69 dalam rubrik Mereka Bicara.

Menurut Yezie Dwi Gumay Putri, Komisaris PT Indopower International, tak dapat dipungkiri posisi strategis Dirut dengan berbagai cobaan dan tawaran menggiurkan merupakan tantangan tersendiri. Pemimpin dengan karakter integritas yang tinggi, dalam bertindak akan berpengaruh terhadap sikap serta menjadikan panutan bagi semuanya. Jujur dalam bertindak, bertanggung jawab serta taat pada aturan merupakan hal utama karena semua karyawan akan memperhatikan kewibawaan pemimpinnya.

Memiliki komitmen yang kuat, intergritas akan semakin kokoh jika pemimpin memiliki konsistensi antara apa yang diucapkan dengan apa yang dilakukan (walk the talk). Adaptability, pentingnya kemampuan beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan PLN, gaya kepemimpinan di era milenial dan digital, sangat diperlukan saat ini.

Untuk memahami perilaku milenial diperlukan kepemimpinan yang fleksibel, pentingnya kemampuan dalam beradaptasi bagi pemimpin diibaratkan pemimpin adalah konduktor, maka ketika konduktor memainkan instrumennya, semua akan mengikuti arahannya. (MH)

Tags : News
Terakhir disunting : Aug 11, 2019


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top