Apa Kabar Molina

Author : Yusuf Dibuat : Feb 13, 2018

Apa Kabar Molina
Listrik Indonesia | Memiliki mobil nasional karya anak bangsa adalah sebuah kebanggaan, pada era orde baru Indonesia dihebohkan munculnya mobil merek Timor yang katanya sebagai mobil nasional, penjualan Timor pun tergolong sukses. Lalu, dekade 2000-an ESEMKA muncul dengan tampilan kekinian bahkan isunya akan diproduksi secara massal, namun sayang hingga kini belum terwujud.

Timor dan ESEMKA adalah sebagian mobil nasional yang pernah tenar, seiring perkembangan jaman produsen mobil berlomba-lomba menciptakan mobil listrik sebagai wujud kendaraan yang efisien dan ramah lingkungan. Tak ingin ketinggalan dari negara lain, Pemerintah Indonesia dan Universitas terkemuka di Indonesia melakukan riset untuk mobil listrik.

Di tahun 2013, Tucuxi hadir di Indonesia sebagai mobil listrik nasional pertama yang menyerupai mobil sport, namanya sempat mencuat di media-media berkat promosi yang dilakukan Dahlan Iskan Menteri BUMN kala itu. Akibat, terjadi insiden kecelakaan saat uji berkendara Tucuxi pun meredup. Saat ini, Mobil Listrik Nasional (Molina) kembali dihebohkan tak tanggung-tanggung Pemerintah pada tahun 2020 Indonesia sudah siap untuk memproduksi mobil listrik buatan anak negeri secara massal. Untuk memulainya, Pemerintah menggandeng Perguruan Tinggi yang berkompeten menggarap proyek Molina tersebut. Seperti Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, kurang lebih sudah membuat tiga prototype Molina dan satu mini bus berteknologi solar cell. 

Peluang pasar mobil listrik terbuka lebar, sebab secara global habitat mobil listrik masih terbatas yakni belum sampai 2 juta unit menurut data Iternational Energy Agency (IEA). Kendati demikian, untuk memproduksi Molina secara massal dibutuhkan persiapan mulai dari infrastruktur dan regulasi yang mendukung. Dengan diwujudkannya Molina dapat mengubah mindset masyarakat akan pentingnya kendaraan yang ramah lingkungan, selain itu membuktikan diri bahwa karya anak bangsa dapat bersaing  dengan negara lain,  dalam mengembangkan teknologi kendaraan yang efisien dan ramah lingkungan. (GC)

 



0 Komentar

Berikan komentar anda

Top