Berikan Akses Energi Warga Daerah 3T, LTSHE Terangi 16 Desa di Bengkulu

Author : Franki Dibuat : Jan 14, 2019

Berikan Akses Energi Warga Daerah 3T, LTSHE Terangi 16 Desa di Bengkulu
Listrik Indonesia | Dalam rangka meningkatkan elektrifikasi nasional,  Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berupaya agar seluruh pelosok perdesaan dapat menikmati aliran listrik, terutama untuk penerangan, agar membantu aktivitas serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat terutama di malam hari.

Untuk wilayah yang tergolong terisolir dan sulit dijangkau jaringan PLN, Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Ditjen EBTKE) telah menyalurkan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) ke berbagai daerah, terutama wilayah yang tergolong 3T (Terpencil, Tertinggal dan Terluar) sebagai solusi cepat penerangan sebelum masuknya jaringan listrik PLN.

Seperti pada pekan lalu, (5/1), dilansir esdm.go.id, Ditjen EBTKE menyalurkan  2.111 unit LTSHE kepada masyarakat di 16 desa di Bengkulu, Sumatera. Adapun alokasi pemasangan LTSHE tersebut disebar pada lima kabupaten yaitu Kabupaten Kepahiang, Bengkulu Utara, Seluma, Kaur, dan Lebong.

Inspektur Jenderal ESDM, Akhmad Syakhroza mengungkapkan bahwa program pemasangan LTSHE merupakan program dari Pemerintah Pusat untuk memberikan akses penerangan kepada masyarakat yang berada di wilayah 3T (Terpencil, Tertinggal dan Terluar) yang sampai dengan 73 tahun kemerdekaan Indonesia belum pernah merasakan akses energi listrik.

"Pemanfaatan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) harus dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama lapisan menengah ke bawah. LTSHE ini merupakan program terobosan untuk menerangi masyarakat yang belum belum mendapatkan akses listrik khususnya pada desa-desa yang masih gelap gulita, terisolir yang sulit dijangkau listrik PLN," tuturnya saat menyerahkan LTSHE kepada perwakilan masyarakat Desa Embong Ijuk, Kabupaten Kepahiang dan Desa Suka Jaya, Kabupaten Kaur, Sabtu (5/1).

Syakhroza juga menuturkan bahwa program LTSHE merupakan salah satu instrumen untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat mendapatkan akses energi modern sebagai upaya mewujudkan energi berkeadilan. "Pemerintah berharap LTSHE ini memberikan manfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami juga berharap lampu surya yang sudah diterima dijaga dan dirawat agar pemanfaatannya dapat dirasakan dalam waktu yang lama," imbuhnya.

Pada waktu yang bersamaan, Ditjen EBTKE juga menyerahkan LTSHE kepada Kabupaten Bengkulu Utara melalui penyerahan simbolis oleh Direktur Panas Bumi, Ida Nuryatin Finahari kepada perwakilan masyarakat Desa Suka Baru serta Kabupaten Seluma dan Kabupaten Lebong melalui penyerahan simbolis oleh Inspektur I Kementerian ESDM, M. Halim kepada perwakilan masyarakat Desa Sinar Pagi dan Sungai Lisai. (Fr)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top