BNI KCU Harmoni Jalin Kerjasama Dengan Listrik Indonesia

Author : Franki Dibuat : Mar 7, 2017

BNI KCU Harmoni Jalin Kerjasama Dengan Listrik Indonesia
Aryoes Monalizar, Sales Head BNI KCU Harmoni (paling kanan) dan Dicky Daniyanto, Institutional Banking Corporate. (Foto: R Akmal)
Listrik Indonesia | Menjaga hubungan agar terjalin harmonis dan saling memberikan dampak positif, hal itulah yang dilakukan Bank BNI Kantor Cabang Utama Harmoni (KCU Harmoni) dengan Majalah Listrik Indonesia (MLI).
 
“Kami bermaksud menjalin hubungan baik antara BNI KCU Harmoni dengan MLI. Tentunya hal ini untuk memperkuat hubungan dengan para mitra MLI,” kata Sales Head BNI KCU Harmoni, Aryoes Monalizar, saat berkunjung ke kantor redaksi majalah Listrik Indonesia, Jakarta, Senin (06/03).
 
Menjalin kedekatan dengan media, menurut Aryoes, merupakan suatu langkah strategis sebagai promosi tersendiri, dan mendukung program yang dijalankan oleh BNI KCU Harmoni maupun Listrik Indonesia.
 
Jalin Kerjasama Dengan STT PLN
Juli 2016 silam, BNI KCU Harmoni dengan Sekolah Tinggi Teknik PLN (STT PLN) melakukan persetujuan untuk melakukan kerjasama di bidang akademik melalui program kartu mahasiswa yang bisa untuk absen, tarik uang tunai di ATM, dan lain-lain.
 
“Juli 2016 lalu, Bank BNI (STT PLN) untuk membuat kartu multifungsi atau co-brand untuk para mahasiswanya. Sebanyak 1.046 mahasiswa baru yang terdaftar di STT PLN mendapatkan kartu tersebut. Pasalnya, kartu tersebut selain berguna untuk daftar kehadiran siswa atau absensi juga sebagai kartu mahasiswa STT PLN,” terang Aryoes Monalizar.
 
Senada dengannya, Institutional Banking Corporate BNI KCU Harmoni, Dicky Daniyanto mengatakan, keunggulannya kartu multi fungsi untuk mahasiswa dan untuk institusinya yakni, pihaknya memberikan pilihan kepada STT PLN, untuk apa saja kartu tersebut digunakan.
 
“Misalnya, untuk process door, jika mahasiswa datang telat saat pembelajaran tidak dapat masuk sembarang secara langsung kedalam kelas melalui pintu dan langsung duduk di belakang. Dengan kartu itu, mahasiswa yang telat nantinya tidak bisa membuka pintu kelas untuk masuk, tanpa seijin dosen,” katanya.
 
Selain itu, sebenarnya kartu tersbut juga bisa dipakai untuk membayar uang semester, namun menurutnya, sampai saat ini pembayaran uang semester yang dilakukan para mahasiswanya masih dengan cara manual, yakni datang ke bank untuk membayar uang semester.
 
“Mungkin para mahasiswa berpikir, jika melalui bank dapat bukti pembayarannya dan langsung diberikan kepada pihak kampus. Sedangkan jika via transfer, para mahasiswa takut kehilangan bukti transfer setelah melakukan pembayaran melalui ATM. Tapi kita terus kembangkan hal itu untuk memberikan rasa kepuasan terhadap pengguna. Sebenarnya dapat dikembangkan, tergantung apa yang menjadi kebutuhan dari pemakainya,” imbuhnya.
 
Dua Tipe Berbeda
BNI sendiri memiliki pilihan dua kartu untuk dipakai sebagai kartu mahasiswa di perguruan tinggi yakni, pertama kartu yang digunakan dilengkapi dengan Chip, dan yang kedua kartu yang digunakan Non Chip.
 
Pihaknya kemarin menginginkan seluruh mahasiswa menggunakan kartu tersebut, namun, STT PLN ingin para siswa tahun ajaran baru saja yang memakai kartu tersebut. Namun, memasuki 2017, mahasiswa senior di STT PLN pun berminat juga menggunakan KMF tersebut.
 
“Kartu tersebut berguna untuk kartu mahasiswa dan kartu tabungan para mahasiswa, untuk debet juga bisa,” tambahnya.
 
Sementara, kalau untuk para dosen dan staff STT PLN bisa memakai kartu tersebut, fungsinya juga akan sama dengan para mahasiswanya, namun harus kita bedakan. Kalau untuk mahasiswa kita namanyakan Co-brand mahasiswa, kalau untuk dosen dan staff kita namai kartu pegawai.
 
Kartu ini juga bisa dibuatkan seluruh akses yang ada di STT PLN dapat menggunakan satu kartu, yakni kartu multifungsi Co-brand. Fungsi nya dua dasar, untuk cash  atau untuk tabungan. Ini berguna juga untuk para siswanya untuk belajar menabung 
 
Selain STT PLN yang menerapkan kartu mahasiswa bisa dijadikan sebagai ATM, Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Tarumanegara (Untar), serta masih banyak universitas dan sekolah tinggi lainnya yang juga telah menerapkan sistem kartu multi fungsi. (RG)

Terakhir disunting : Mar 7, 2017


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top