Clean Power Indonesia Gencar Bangun PLTBm di Seluruh Nusantara

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Feb 9, 2020

Clean Power Indonesia Gencar Bangun PLTBm di Seluruh Nusantara
Listrik Indonesia | Sukses membangun dan membernkan mantaat dengan PLTBM berbasis bambu di Mentawai, kini proyek sejenis akan direplikasi ke seluruh pelosok Indonesia. Targetnya, sekitar 500 MW PLTBM tersebut, bisa diimplementasikan, khususnya ke daerah 3T yang sejalan dengan program pembangunan pemerintah.


Pembangkit Listrik Tenaga Biomassa (PLTBm) berbasis bambu berkapasitas 700 kW (kilowatt) yang menerangi tiga desa di Kepulauan Siberut, Kabupaten Mentawai, Sumatera Barat, sudah diresmikan September 2019 lalu oleh Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Kepala Bappenas, Bambang Brojonegoro dan sudah beroperasi dengan baik. Kini, PLTBm tersebut dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) setempat, yakni Perusda Kemakmuran Hijau.Menurut Jaya Wahono, Direktur Utama Clean Power indonesia (CPI), perusahaan yang membangun PLTBM bambu di Mentawai,kesuksesan pengimplementasian.


PLTBm di Pulau Siberut, Mentawai tersebut, membuat pemerintah berkomitmen mereplikasi PLTBm sejenis di daerah, dengan target 500 megawatt (MW) sampai 2030 mendatang. PLTBm berbasis kayu-kayuan yang bisa dibangun di seluruh kepulauan di Indonesia itu, terutama
diprioritaskan pada daerah-daerah yang sama sekali belum teraliri listrik, khususnya di wilayah terdepan, tertinggal, dan terluar (3T) dan di kawasan Indonesia Timur. Terlebih kalau mengingat dampak ekonomi pembangunan PLTBm tersebut bagi masyarakat, seperti di Mentawai yang masyarakatnya bisa mendapatkan, Rp 4 miliar per tahun dari penjualan bambu dan gaji tenaga kerja.


Malah, bedasarkan data Bappenas, dibandingkan penggunaan PLID, pembangunan PLTB berpotensi menghemat sekitar Rp14 miliar per tahun. Jaya mengatakan, meskipun sekarang ini baru 700 KWp kapasitas PLTBm di Mentawai, namun ditargetkan di seluruh Pulau Siberut, PLTBm yang dihasilkan kapasitasnya masih berpotensi untuk ditambah sekitar 2,5 MW lagi. Sukses mengembangkan PLTBm di Mentawai, kini PT CPl tengah membangun dan mengembangkan proyek sejenis di tiga kabupaten Nusa Tenggara Timur (NTT) yang totalnya mencapai 20 MW. Di tahap awal, pengembangan sebesar 5MW akan dilakukan di wilayah perbatasan dengan Timor Leste, yakni kawasan yangtengah dikembangkan sebagai Kawasan Ponu tersebut terdiri dari 28 desa darerpadu Mandiri (KTM) Ponu. Kawasan dalam wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara.


"PLTBm KTM Ponu merupakan replikasi pertama dari target 500 MW yang ditargetkan pemerintah," jelasnya. (CR)

Tags : News
Terakhir disunting : Feb 9, 2020


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top