CSR PLTU Indramayu, Sulap Sisa Pembakaran Menjadi Paving Block

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Jan 20, 2020

CSR PLTU Indramayu, Sulap Sisa Pembakaran Menjadi Paving Block
Listrik Indonesia | PT Pembangkitan Jawa Bali (PJB) melakukan inovasi di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Indramayu. PJB memanfaatkan sisa hasil pembakaran batu bara di PLTU Indramayu berupa fly ash dan bottom ash untuk dikelola menjadi paving block.

General Manager PT PJB Unit Bisnis Jasa Operasi dan Pemeliharaan PLTU Indramayu, Ubaedi Susanto menerangkan, PLTU berkapasitas 3X330 megawatt (MW) membutuhkan pasokan batu bara setiap tahun sebesar 3,7 juta ton. Batu bara untuk pembangkit ini merupakan campuran (blending) batu bara jenis medium dan low rank.

Sisa hasil pembakaran batu bara di PLTU Indramayu yang berupa fly ash dan bottom ash dikelola, lalu didaur ulang menjadi paving block. Untuk produksi paving block setiap harinya bisa mencapai 500 paving. Hasil dari paving block digunakan untuk kegiatan CSR (corporate social responsibility) kepada warga sekitar pembangkit,” ujar Ubaedi.

Selain paving block, PLTU Indramayu saat ini menguji coba penggunaan pelet kayu (wood pellet) sebagai campuran batubara untuk menghasilkan listrik. Setiap hari PLTU Indramayu rata-rata membutuhkan 4.000 ton batubara per unit sehingga total jika tiga unit beroperasi kebutuhan mencapai 12.000 ton. Dengan pemanfaatan pelet kayu diharapkan dapat menurunkan penggunaan batu bara.

“Kami menerima pasokan batu bara dari PLN. Batu baranya berasal dari Kalimantan, dan Sumatera Bagian Selatan. Untuk Pelet ini masih tahapan ujicoba. Waktu lalu kami sudah mencoba untuk mencampurkan 5% pelet, dan hasilnya cukup memuaskan,” tutupnya. (CR)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top