DPR Pertanyaakan Penyaluran BBM Bersubsidi di Jamali

Author : Franki Dibuat : May 21, 2018

DPR Pertanyaakan Penyaluran BBM Bersubsidi di Jamali
Listrik Indonesia |  Memasuki musim mudik Lebaran 2018 ini, PT Pertamina (Persero) diminta untuk terus menjaga stok bahan bakar miyak (BBM), terlebih lagi di daerah-daerah yang menjadi jalur mudik.

Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat, Herman Khaeron mengungkapkan, pihaknya akan terus memantau ketersediaan dan distribusi BBM selama Ramadhan serta arus mudik lebaran.

“Terakhir laporan dari Pertamina, seluruh distribusi mencukupi sampai hari H lebaran, tentu stok cukup,” jelasnya akhir pekan lalu, seperti yang diberitakan (21/05).

Guna memastikan ketersediaan pasokan BBM, pihaknya akan melakukan sidak ke lapangan. Dikatakan olehnya, waktu yang ditetapkan yakni dua minggu sebelum lebaran Idul Fitri 1439 H agar laporan Pertamina bisa dipertanggungjawabkan.

“Dua minggu sebelum lebaran kita sidak ke lapangan terkait dengan ketersediaan BBM,” papar Herman.

Dikatakan olehnya, ketersediaan BBM merupakan hal yang akan terus dipantau oleh DPR agar masyarakat benar-benar terlayani dengan baik selama mudik lebaran 2018 ini.

Sesuai dengan peraturan menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bahwa BBM jenis premium akan disiapkan masuk di SPBU yang berada di Jawa, Madura dan Bali (Jamali). Menanggapi hal tersebut, Herman mengatakan semuanya harus rasional.

Ia mempertanyakan, masuknya Premium ke Jamali apakah sudah disiapkan subsidi oleh negara atau hal ini menjadi beban Pertamina? (GF)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top