Ekspansi ke PLTS, SESM Kerjasama Riset Dengan ITB

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Sep 7, 2019

Ekspansi ke PLTS, SESM Kerjasama Riset Dengan ITB
Listrik Indonesia - Bandung | PT Sumber Energi Sukses Makmur (SESM) dan FTTM ITB melakukan Peresmian dan Serah Terima hibah PLTS Atap mini berkapasitas 10 kWp (kilowatt peak)  yang berlokasi di lantai 5 Gedung Tambang FTTM ITB, Bandung pada 5 September 2019.  Penandatanganan Peresmian dan Serah Terima pengoperasian PLTS Atap tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT SESM dan Dekan FTTM, Prof Sri  Widyantoro.

Kerjasama tersebut merupakan upaya untuk mendukung keberlanjutan proyek-proyek PLTS yang tengah dikembangkan PT SESM.  menggandeng Jurusan Teknik Metalurgi, Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan (FTTM) Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk kerjasama riset.   

April lalu kami sudah tandatangan MOA di bidang riset dan dilanjutkan kerjasama pemasangan mini PLTS 10 kWp untuk mendukung kegiatan riset di teknik metalurgi ITB.  Dengan kerjasama ini kami harap bisa menghasilkan satu inovasi produk-produk baru.  Kita harapkan tahun depan untuk pelaksanaan proyek bisa mendapat dukungan dari profesional atau tenaga ahli dari Jurusan Teknik Metalurgi ITB untuk proyek di lapangan, imbuh Zulfian.

Sementara, Dekan FTTM ITB, Sri  Widyantoro, mengaku bangga dengan kerjasama dan hibah pembangunan PLTS Atap di lingkungan FTTM ITB tersebut.  Kerjasama tersebut akan menjadi pengalaman berharga bagi pihaknya dalam bekerjasama dengan pihak industri. 

Jadi kami selalu membuka diri untuk kerjasama dengan industri dan banyak sekali manfaatnya bagi dosen dan mahasiswa FTTM untuk pembelajaran. PLTS berkapasitas 10 kWp bisa untuk menerangi satu lantai di gedung ini.  Ke depan kita memang harus ke renewable energy dan kami sekarang sudah punya Program Studi S-2 Geothermal dan ke depan akan terus kami kembangkan untuk energi terbarukan, terang Sri Widyantoro.

Dua proyek yang tengah disasar PT SESM tersebut, yakni PLTS  apung (elevated) pada salah satu danau terbesar di Sumatera Utara (Sumut) dan PLTS dilokasi bekas lahan tambang BUMN di wilayah Sumatera Selatan. 

Menurut Zulfian, pemilihan PLTS apung dan lokasi bekas lahan tambang tersebut, bertujuan agar biaya  investasi PLTS bisa diminimalkan.  Dengan demikian akan menghasilkan harga listrik yang sangat kompetitif kepada PLN untuk didistribusikan. (AB)



0 Komentar

Berikan komentar anda

Top