Ekspor Batu Bara Wajib Pakai Kapal Nasional, Ditunda

Author : Franki Dibuat : Jun 4, 2018

Ekspor Batu Bara Wajib Pakai Kapal Nasional, Ditunda
Listrik Indonesia | Selama ini, eksportir batu bara menggunakan skema free on board (FOB) atau transportasi ditanggung pihak importir. Namun, Pemerintah mengeluarkan regulasi kewajiban menggunakan kapal nasional dengan skema CIF (Cost, Insurance and Freight) akan tetapi kewajiban tersebut ditunda dua tahun.

Kebijakan yang diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 82 Tahun 2017 tentang Ketentuan Penggunaan Angkutan Laut dan Asuransi Nasional untuk Ekspor dan Impor Barang Tertentu, menuai kritikan dari pelaku eksportir terutama eksportir batubara karena selama ini biaya transportasi ditanggung oleh pihak importir. Akan tetapi, kabar terbaru kewajiban penggunaan kapal nasional untuk ekspor akan ditunda selama dua tahun.

Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto menjelaskan, penundaan tersebut dikarenakan sedang proses menyusun peta jalan (roadmap) penggunaan kapal nasional. Sedangkan, kewajiban memakai asuransi nasional juga ditunda selama tiga bulan dari waktu yang ditetapkan. Kebijakan tersebut guna mendorong industri pelayaran nasional yang mewajibkan penggunaan kapal dan asuransi nasional untuk ekspor batubara dan minyak mentah (CPO).

“Jadi ada dua komponen satu mengenai asuransi dan satu terkait jasa pelayaran, adanya kebijakan ini agar industri dalam negeri merasakan kuenya juga atau keuntungan dari dalam negeri sendiri,” ujarnya.

Menanggapi kewajiban memakai asuransi nasional, Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batu Bara Indonesia (APBI) Pandu Sjahrir, pihaknya belum dapat memastikan ketersediaan asuransi pengangkutan barang, namun sudah ada perusahaan lain yang menawarkan hal tersebut.

“Yang terpenting kesiapan dari shiping dan layanannya,” ujar Pandu di sela-sela acara buka bersama APBI di Hotel Kempinski, akhir Mei lalu. (GF)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top