Empat Kali Mangkir, Akhirnya Jonan Sambangi KPK

Author : Franki Dibuat : May 31, 2019

Empat Kali Mangkir, Akhirnya Jonan Sambangi KPK
Listrik Indonesia, Jakarta | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan memenuhi panggilan KPK dalam penyidikan kasus tindak pidana korupsi terkait kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-1 dengan tersangka mantan Direktur Utama PLN, Sofyan Basir.

Jonan tiba di gedung KPK sekitar pukul 08.45 WIB dengan didampingi sejumlah stafnya. Ia mengenakan kemeja abu-abu tua dan celana cokelat muda sambil membawa map, namun tidak berkata apapun kepada wartawan terkait pemeriksaannya tersebut.

Kali ini, adalah pertama kalinya Jonan memenuhi panggilan KPK. Sebelumnya penyidik lembaga antirasuah telah empat kali memanggilnya, namun tak jua datang yakni pada 13 Mei, 15 Mei, 20 Mei, dan 27 Mei 2019.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah, KPK menerima surat yang ditandatangani Plh Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM yang menerangkan Ignasius Jonan pada 20 dan 27 Mei 2019 tidak dapat memenuhi panggilan KPK karena agenda ke Amerika Serikat dan Jepang belum selesai.

Dalam kasus ini, selain telah menetapkan Sofyan sebagai tersangka, KPK pun sudah menahannya pada Senin (27/5) seusai menjalani pemeriksaan sekitar 4 jam.

Sofyan diduga membantu bekas anggota Komisi VII DPR dari fraksi Partai Golkar Eni Maulani Saragih dan pemilik saham Blackgold Natural Resources (BNR) Ltd Johannes Budisutrisno Kotjo mendapatkan kontrak kerja sama proyek senilai US$ 900 juta atau setara Rp12,8 triliun.

Sofyan hadir dalam pertemuan-pertemuan yang dihadiri Eni Maulani Saragih, Johannes Kotjo dan pihak lainnya untuk memasukkan proyek Independent Power Producer (IPP) Pembangkit Listrik Tenaga Uap Mulut Tambang RIAU-1 (PLTU MT RIAU-1) PT PLN.  (DH)

Tags : News
Terakhir disunting : May 31, 2019


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top