Gempa Aceh, Pertamina: Distribusi BBM dan LPG Normal

Author : Franki Dibuat : Dec 7, 2016

Gempa Aceh, Pertamina: Distribusi BBM dan LPG Normal
Listrik Indonesia | Pascagempa berkekuatan 6,4 SR yang melanda Pidie Jaya, Aceh, operasional PT Pertamina (Persero) di wilayah tersebut tidak mengalami gangguan. Seluruh fasilitas Pertamina tidak mengalami kerusakan, dan operasional akan tetap berjalan normal.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro mengatakan, di Aceh Pertamina memiliki lima Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) dan satu Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU).

"Pengecekan segera dilakukan setelah guncangan gempa, dan tidak ditemukan kerusakan di seluruh fasilitas tersebut, yakni di TBBM Sabang, Lhokseumawe, Meulaboh, Krueng Raya dan Simeulue serta DPPU Sultan Iskandar Muda," kata Wianda dalam siaran pers yang diterima listrikindonesia.com, Rabu(7/12).

Ia menambahkan, hasil pendataan sementara di Pidie Jaya, ada tiga SPBU yang terdampak gempa. Saat ini tengah dilakukan pengecekan aspek safety sebelum dapat dioperasikan kembali. "Pengecekan menyeluruh dilakukan untuk memastikan SPBU dalam keadaan baik saat dioperasikan," paparnya.

Terkait dengan pasokan BBM di wilayah Aceh dan sekitarnya, menurutnya, BBM yang tersedia saat ini dalam jumlah yang cukup. "Premium sebanyak 6.447 kiloliter (kl) dan solar sebanyak 11.024 kiloliter. LPG juga tersedia dalam jumlah yang cukup dan pasokan akan terus ditambah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ungkap Wianda.

Pertamina menyiapkan satu mobil tangki mobile yang dilengkapi flowmeter untuk pelayanan BBM ke masyarakat sambil menunggu kelayakan operasional dari sisi safety untuk 3 SPBU yang terdampak Gempa.

"Pelayanan BBM juga dapat dilakukan di dekat lokasi bencana, yaitu di Pidie dan di Bireuen sebagai back up dan Pertamina juga membuka posko bantuan untuk medis, pakaian dan makanan di sekitar lokasi bencana," tandasnya. (GF)

Terakhir disunting : Dec 8, 2016


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top