Hasil RUPSLB Pertamina, Tetapkan Dua Direksi Baru

Author : Franki Dibuat : Sep 15, 2018

Hasil RUPSLB Pertamina, Tetapkan Dua Direksi Baru
Listrik Indonesia | Pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) guna menetapkan Direktur Keuangan dan Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina (Persero).

Dalam RUPSLB tersebut menetapkan Pahala Nugraha sebagai Direktur Keuangan dan Ignatius Tallulembang sebagai Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina, hal tersebut dikatakan Vice President Corporate Communication Pertamina, Adiatma Sardjito dalam keterangan tertulisnya yang diterima listrikindonesia.com (13/09).

Adiatma menambahkan, keputusan tersebut tertuang dalam Salinan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor SK-242/MBU/09/2018, tertanggal 13 September 2018, tentang Pemberhentian, Pengalihan Penugasan dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi PT Pertamina. Dalam RUPSLB ini juga memberhentikan dengan hormat Gigih Prakoso dan Arief Budiman.

Arief Budiman menjabat sebagai Direktur Keuangan sejak 2014 – 2018. Selama menjabat sebagai Direktur Keuangan, Arief Budiman mencatat prestasi penting yang mengantarkan Pertamina mencapai kinerja keuangan terbaik pada tahun 2015, meski industri migas dunia kala itu sedang mengalami penurunan.

Ia juga dinilai mampu membangun komunikasi efektif dengan investor dan pemegang obligasi Pertamina, serta telah memperkuat pondasi keuangan Pertamina yang solid sehingga mampu mencapai target-target yang ditetapkan.

Menurutnya, pemegang saham telah menggelar RUPSLB pada (13/09). SK pemberhentian Gigih Prakoso dan Arief Budiman telah diterima, dan perusahaan mengucapkan terima kasih atas kontribusinya dalam menjaga kinerja keuangan dan operasional Pertamina.

"Pergantian direksi adalah hal yang wajar di perusahaan, serta merupakan kewenangan Pemegang Saham. Surat Keputusannya sudah ditetapkan dalam RUPSLB, pejabat lama diberhentikan dengan hormat," jelas Adiatma.

Dikatakan olehnya, jabatan Direktur Keuangan Pertamina akan dilanjutkan oleh Pahala Nugraha Mansury. Alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) ini sebelumnya menjabat sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk untuk periode April 2017 - 2018.

Sebelumnya, peraih gelar MBA Finance dari Stern School of Business, New York University, Amerika Serikat ini pernah bekerja sebagai senior consultant di Booz Allen Hamilton, dan Project Leader pada The Boston Consulting Group hingga 2003. Ia pernah meraih kualifikasi sebagai CFA Charterholder dari CFA Institute.

Selain itu, RUPS juga menetapkan Ignatius Tallulembang menjadi Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia PT Pertamina. "Ignatius sudah memiliki pengalaman lebih dari 24 tahun di Pertamina. Beberapa karir yang pernah diembannya antara lain Vice President Refining Project Pertamina dan Komisaris PT Pertamina Lubricants," kata Adiatma.

Sebagai informasi, RUPSLB juga mengalihkan penugasan Heru Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Megaproyek Petrokimia dan Pengolahan menjadi Direktur Perencanaan Investasi dan Manajemen Resiko, menggantikan Gigih Prakoso yang saat ini telah menjabat sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Gas Negara, Tbk (PGN). (GF)

Tags : News
Terakhir disunting : Sep 15, 2018


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top