IBEA Jalan Untuk Meningkatkan TKDN

Author : Franki Dibuat : Oct 10, 2018

IBEA Jalan Untuk Meningkatkan TKDN
Teguh Sanefa (PT Adyawinta Electrical and Power)
Listrik Indonesia | Event sektor ketenagalistrikan nasional Pameran Kelistrikan dan Indonesia Best Electricity Awards (IBEA) 2018 saat ini masuk ke tahap penjurian, puluhan peserta yang berhasil lolos ke tahap selanjutnya hari ini Rabu, 10 Oktober 2018, melakukan persentasi secara langsung di hadapan Dewan Juri.   

Salah satu perusahaan yang mengikuti event ini mengaku sangat puas, sebab pihaknya mendapat arahan dari para Dewan Juri untuk lebih meningkatkan produk lokal (TKDN) untuk produk-produk unggulannya.

"Tahun ini jurinya sangat luar biasa, mereka bisa menggali apa yang industri butuhkan. Kemudian mereka juga bisa melihat apa yang menjadi kebutuhan industri di masa akan datang," ungkap Teguh Sanefa, QEHS MR - HRD Manager PT Adyawinta Electrical and Power di Hotel JS Luwansa, (10/10).

"Kami bersyukur bisa menjadi peserta IBEA 2018 ini. Kami dapat arahan, dan kami dapat jalan untuk lebih meningkatkan lokal konten (TKDN) untuk produk-produk kami," sambungnya.

Teguh mengatakan, sehingga di tender-tender yang akan datang kemungkinan pihaknya bisa lebih meningkatkan lokal konten.

Ia menuturkan, TKDN yang diterapkan oleh PT Adyawinta Electrical and Power sendiri untuk solar modul-nya saja sudah mencapai 48,3%, sementara untuk secara sistemnya pihakya dapat mengumpulkan sekitar 71,2% TKDN.

"Ini sudah luar biasa, makanya tender yang dibuka oleh Pemerintah, kami bisa memenangkan delapan tender karena nilai TKDN kami tinggi," imbuhnya.

Sekadar informasi, 2017 pihaknya telah memasangkan lampu tenaga surya di Papua, Sumatera, Nusa Tenggara, Riau. Lalu di 2018 ini dari delapan paket yang di menangkannya, enam diantaranya telah terpasang di Papua, Kalimantan, Sulawesi, Sumatera. "Kenapa hanya itu, karena dalam satu tender paket itu didalamnya ada 13 provinsi, seperti di Kalimantan dan Sulawesi," jelasnya.

"Dari delapan tender itu kami memenangkan 85.750 set lampu tenaga surya untuk di hibahkan ke masyarakat. Tahun 2017, seluruhnya telah terpasang di daerah-daerah. Sementara untuk di 2018 ini, sudah terdistribusikan ke masyarakat hingga 18 Desember mendatang," sambung Teguh.

Lebih jauh, Teguh mengatakan, untuk produksinya telah selesai, sementara pengiriman saat ini tengah berjalan, dan batas akhir pengirimannya adalah pada 18 Oktober tahun ini, dan kemudian akan dilanjutkan dengan proses instalasi. (GF)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top