Indonesia – Swedia Lakukan Kerjasama Bilateral Genjot Penggunaan EBT

Author : Franki Dibuat : Feb 17, 2017

Indonesia – Swedia Lakukan Kerjasama Bilateral Genjot Penggunaan EBT
Listrik Indonesia | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyambut baik kedatangan Menteri Koordinator Kebijakan dan Energi Swedia, Ibrahim Baylan yang melakukan kunjungan kerja ke Jakarta, mulai 15 Januari hingga 17 Januari 2017.
 
Selain itu, Indonesia dan Swedia juga telah melakukan kerjasama bilateral yang dituangkan dalam perjanjian kerjasama (MoU), yang intinya memperkuat bidang energi kedua negara. Penandatanganan kerjasama ini pun dilakukan langsung oleh Menko Kebijakan dan Energi Swedia Ibrahim Baylan dengan Menteri ESDM Ignasius Jonan.
 
Jonan mengatakan, pihak Swedia akan melakukan investasi pada pengembangan energi baru terbarukan (EBT) pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Angin atau Bayu (PLTB) dan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).
 
"Saya jelaskan kepada Ibrahim Baylan soal geografis Indonesia. Kalau ada sungai dan air terjun bisa dipakai untuk hidro, dan angin. Kalau pakai gas biayanya besar," kata Jonan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (17/2).
 
Ia menambahkan, tujuan pengenalan geografi ini agar investasi Swedia dapat maksimal. Di mana pihak Swedia bisa menentukan teknologi yang tepat untuk pengembangan bauran energi di suatu wilayah.
 
Kan kalau energi baru terbarukan teknologinya efisien, maka semakin lama pengembangannya semakin baik. Tarifnya juga efisien kan,” paparnya.
 
Sementara, Jonan belum menyebutkan lokasi mana yang ditetapkan letak investasinya. Pasalnya, pembangunan EBT berada di semua kawasan, termasuk wilayah kawasan timur berpeluang juga untuk dikembangkan. “Yang penting lokasinya efisien dan efektif,” tandasnya.
 
Sementara, Baylan mengatakan, tujuan dilakukan kerjasama ini untuk mempererat hubungan kenegaraan. “Tujuan dari kebijakan energi adalah memastikan pasokan listrik untuk industri dan rumah tangga tersedia dengan harga kompetitif, dengan dampak yang paling kecil terhadap lingkungan. Ini adalah tujuan yang sama bagi Swedia dan Indonesia, dan saya percaya kedua negara dapat bekerja sama untuk mencapainya,” ungkap Ibrahim. (GF)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top