Ini Cara Lapor Pemakaian kWh Meter Anda Secara Mandiri

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Jun 24, 2020

Ini Cara Lapor Pemakaian kWh Meter Anda Secara Mandiri
Listrik Indonesia | PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) kembali membuka layanan bagi pelanggan yang ingin melaporkan stand meter mandiri (meter mandiri) pada hari ini, Rabu (24/6/2020) sampai Sabtu, 27 Juni 2020, kemudian dapat dilakukan semua pelanggan tanggal 24—27 tiap bulannya.
Pengiriman angka stand meter dan foto kWh meter di luar tanggal tersebut tidak dapat dijadikan perhitungan tagihan listrik, tetapi menggunakan hasil pencatatan yang dilakukan petugas PLN. 

Pelaporan kWh meter dapat dilakukan melalui aplikasi WhatsApp Messenger (WA) PLN 123 dengan nomor 08122123123. Pelaporan tersebut dapat dilakukan setiap bulannya pada tanggal 24-27, termasuk bulan ini. 
Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN Agung Murdifi menjelaskan pelaporan mandiri pelanggan yang valid akan dijadikan prioritas utama dasar perhitungan rekening listrik. 

"Jadi, kalau pelanggan mengirimkan angka stand kwh meter dan kami nyatakan valid, kami akan menggunakan laporan tersebut sebagai dasar perhitungan rekening. Meskipun petugas catat meter mengunjungi rumah pelanggan" katanya melalui siaran pers, Rabu (24/6/2020). 
Berikut ini cara menyampaikan pelaporan kWh meter mandiri PLN melalui WhatsApp: 

1.    Hubungi PLN melalui nomor WhatsApp (WA) di 08122123123. 
2.    Ketik "Halo" 
3.    Ketik 2 untuk melakukan stand meter mandiri. 
4.    Baca informasi yang muncul.
5.    Masukkan ID pelanggan.
6.    Jika ID pelanggan dan hari baca sudah sesuai, ketik angka stand kWh meter. 
7.    Ambil dan kirimkan foto kWh meter (angka stand harus terlihat jelas). 
8.    Selesai dan PLN akan melakukan verifikasi data yang telah dikirimkan oleh pelanggan 

Agung menambahkan PLN akan kembali melakukan pencatatan meter secara langsung ke rumah pelanggan pascabayar mulai bulan ini sebagai dasar perhitungan tagihan listrik untuk Juli 2020. Namun, PLN tetap menyediakan layanan pelaporan mandiri melalui WhatsApp bagi pelanggan yang belum dapat dikunjungi. 
Jika lokasi rumah pelanggan tidak dapat didatangi petugas dan pelanggan tidak mengirimkan laporan mandiri melalui WhatsApp, PLN akan menggunakan dasar perhitungan rata-rata 3 bulan sebelumnya. 

"Jika demikian, kami akan menggunakan rata-rata 3 bulan sebagai dasar tagihan rekening listrik," katanya.
Menurutnya, hal itu akan berdampak pada penyesuaian tagihan rekening listrik ketika petugas PLN nantinya berhasil melakukan pencatatan kWh meter ke rumah pelanggan tersebut.

Agung menturukan untuk pembayaran listrik atau pembelian token, PLN juga mengimbau pelanggan untuk memanfaatkan layanan online, yaitu dalam melakukan pembayaran tagihan atau pembelian token listrik. 

Pembayaran listrik dapat dilakukan tanpa harus mendatangi kantor PLN, yaitu melalui PT Pos, ATM, Internet Banking, SMS Banking, Aplikasi Dompet Digital (E-Wallet) seperti Link Aja, Gopay, dan sebagainya. 

Selain itu, juga dapat melalui aplikasi e-commerce seperti Tokopedia, Bukalapak, Traveloka, dan sebainya. 
Untuk layanan informasi tagihan, sambung baru, perubahan daya, penyambungan sementara, atau pengaduan pelanggan dapat melalui contact center PLN di 123 atau aplikasi PLN Mobile.
 

Terakhir disunting : Jun 24, 2020


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top