Ini Kata Ketua Dewan Juri Terkait Sistem Penilaian IBEA 2018

Author : Franki Dibuat : Oct 10, 2018

Ini Kata Ketua Dewan Juri Terkait Sistem Penilaian IBEA 2018
Dr. Ir. Tumiran M.Eng (kanan) bersama Ir. Jarman, M.Sc
Listrik Indonesia | Indonesia Best Electricity Awards (IBEA) memasuki penjurian tahap akhir, yakni di mana peserta diharuskan untuk melakukan presentasi secara langsung di hadapan para dewan juri.

Ada yang berbeda sistem penjurian IBEA kali ini, Ketua Dewan Juri IBEA 2018, Dr. Ir. Tumiran M,Eng mengungkapkan, tahun ini ada peningkatan dari para dewan juri terkait dengan sistem penilaiannya.

"Di IBEA yang ke-4 ini ada improvement dari kami. Improvement kita ini yaitu juri telah kita tingkatkan. Lalu juga ada juri-juri kehormatan yang merupakan praktisi-praktisi langsung. Sehingga, cara penilaiannya diharapkan menjadi lebih sempurna dari kriteria yang sudah dilakukan, contohnya kita bisa mengundang Prof. Akhmaloka (Mantan Rekor ITB, sekarang menjadi Rektor Universitas Pertamina) ini kan suatu hal yang positif," katanya saat berbincang dengan listrikindonesia.com di Hotel JS Luwansa, Jakarta (10/10).

Selain itu juga, lanjut Tumiran, pihaknya menambahkan dewan juri lainnya yakni GM PLN Disjaya yang masih aktif untuk memberi masukan-masukan dan bisa mendorong supaya perusahan-perusahan yang dinilai betul-betul kompetensinya meningkat, kontribusi untuk kepentingan kelistrikan nasional juga ikut meningkat.

"Mereka aware terhadap masalah lingkungan, juga bagaimana mengkontinyuiti dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki skil dan mampu berkompetisi secara global," imbuhnya.

"Itu yang kita harapkan, paling tidak IBEA ini membantu fungsi pemerintah dalam rangka memperkuat perusahan nasional di bidang ketenagalistrikan, baik itu EPC, pembangkit listrik, peningkatan kandungan lokal, itu yang diupayakan," sambungnya.

Lebih jauh, ia mengatakan, tahun ini sistem penjuriannya ada peningkatan, karena ada sentuhan dengan praktisi langsung, jadi itu ada nuansa yang berbeda.

"Kita harapkan dapat memberi konfiden bagi peserta yang ikut, bahwa penjurian ini terus dilakukan peningkatan-peningkatan. Kita menyadari kekurangan-kekurangan beberapa waktu yang lalu," paparnya.

Kedepan ia mengatakan, penjurian IBEA akan tetap sama, hanya saja sektornya akan lebih ditingkatkan, dari yang hanya sektor ketenagalistrikan kedepan akan berkembang ke perusahaan energi nasional.

"Kita akan masuk ke sektor yang lebih luas, tidak hanya ketenagalistrikan tapi kita masuk ke sektor energi. Hal ini sejalan dengan kebijakan energi nasional yang mana pemerintah ingin mendorong ketahanan energi nasional, dan salah satu ketahanan energi bagaimana industri dalam negeri juga harus kuat, mandiri, dan tidak ketergantungan terhadap asing," ungkap Tumiran.

"Kita akan berusaha melakukan berbagai evaluasi, IBEA (Indonesia Best Electricity Awards menjadi Indonesia Best Energy Awards)," tandasnya. (RG)

Tags : News
Terakhir disunting : Oct 11, 2018


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top