Jaring Bibit Unggul, PLN Gelar Employer Branding di ITB

Author : Franki Dibuat : Mar 11, 2019

Jaring Bibit Unggul, PLN Gelar Employer Branding di ITB
Dra. Samitha Dewi Djajanti, Direktur Humas dan Alumni ITB, Prof. Dr. Ir. Suwarno, MT, Guru Besar Teknik Ketenagalistrikan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, ITB, dan Ir. Amir Rosidin, MM, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PT PLN (Persero).
Listrik Indonesia | PT PLN (Persero) menggelar sejumlah even di beberapa perguruan tinggi negeri ternama di Indonesia, seperti di Institut Teknologi Bandung (ITB) kali ini. Kegiatan ini bertujuan menjaring bibit-bibit generasi unggul masa depan, untuk berkarier di PLN.

Acara yang dikemas dalam program Employer Branding ini disampaikan I Made Suprateka, selaku Executive Vice President Corporate Communication and CSR PT PLN (Persero). Ia mengatakan, Employer Branding merupakan satu program yang tugas utamanya adalah membantu bidang pengadaan pegawai (recruitment), melalui sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia. “Salah satunya dilakukan secara direct shopping, termasuk mengandalkan kekuatan PLN sebagai branding yang kuat sebagai karier masa depan dengan didukung talent scouting," ujar Made.

ITB menjadi sebagai salah satu perguruan tinggi yang disasar untuk program employer branding. Amir Rosidin selaku Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah, hadir sebagai pembicara Kuliah Umum Studium Generale di Aula Barat Kampus ITB, pada Sabtu (9/3).

Studium Generale tersebut diikuti lebih dari 500 mahasiswa ITB dari berbagai jurusan. Hal tersebut disampaikan oleh Sandro Mihradi Ketua Lembaga Kemahasiswaan ITB di sela-sela persiapan pelaksanaan Studium Generale, pada Jumat (8/3), di Bandung.

Sandro mengatakan kuliah studium generale merupakan mata kuliah pilihan bagi mahasiswa ITB. “Kuliah ini bertujuan memberikan wawasan kepada mahasiswa ITB agar dapat berpikir kritis, berjiwa kebangsaan, dan menempatkan diri sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang mungkin nanti dihadapi saat di dunia kerja.”

Made lebih lanjut mengemukakan harapannya, agar proses rekrutmen ini nantinya dapat memenuhi harapan PT PLN (Persero) dan juga anak-anak perusahaannya, untuk mendapatkan generasi milenial yang unggul dan meningkatkan minatnya berkarier di sana.

“Itu sebabnya dalam setiap rangkaian even road show di sejumlah perguruan tinggi, kami juga menyertakan hastag PLN seperti #PLN Solid, #PLN Terbaikda n#Energy Optimisme. Hastaginimenyertai gambaran dalam setiap kegiatan, sehingga image positif PLN dan gambaran tempat karier masa depan akan tertanam secara kuat bagi para kaum milenial ini,” tukas Made.

Sistem rekrutmen yang menggambarkan bagaimana penjelasan informasi perihal sistem benefit and compensation yang ditawarkan oleh PLN, budaya kerja perusahaan, dan jenjang karier di PLN yang cukup menarik, diharapkan menjadi nilai lebih (value) yang ditawarkan oleh BUMN ini.

PT PLN (Persero) juga menyelenggarakan kompetisi Vlog SPLU (Stasiun Penyedia Listrik Umum) bertema “Unboxing SPLU” yang berisi karya vlog selama kurang lebih dua menit. Selainitu PLN juga menggunakan model presentasi dengan sistem hologram, sebagai sistem seleksi yang diadakan melalui sistem castingtersebut. Tujuannya untuk dapat menarik peserta, mengikuti sistem rekrutmen bekerja di PLN.

Karya tersebut diharapkan mampu memberikan nilai jual lebih besar terhadap tren baru inovasi PLN, yang menggambarkan kebutuhan penyediaan jasa tenagalistrik di masa depan, baik untuk mendukung sektor kegiatan usaha mikro kecil dan menengah, maupun juga menyokong kebutuhan tersedianya kendaraan listrik. “Itu sebabnya dalam kompetisi ini, diharapkan para mahasiswa  tertarik untuk unjuk kegiatan atau menciptakan sesuatu yang berkaitan dengan keberadaan SPLU,” tambah Made. 

"Melalui sentuhan inovasi dan upaya mem-viralkanbranding PLN lewatkegiatan semacamini, diharapkan dapat memperbesar minat mahasiswa, bibit generasi muda unggul dari sejumlah perguruan tinggi negeri khususnya jurusan teknik, sehingga menjadikan PLN tempat impian karier masa depan, dan bersaing dengan sejumlah perusahaan kelas dunia," tutur Made.

Sandro juga mengatakan ITB dengan PLN telah menjalin kerjasama sejak tahun 2008 dalam bentuk kerjasama bidang pendidikan program magister di Fakultas Teknik Mesin dan Dirgantara (FTMD) dan Sekolah Teknik Elektro dan Informatika (STEI). Tahun ini tercatat ada 10 orang mahasiswa kerma (kerjasama) PLN angkatan 2017 yang masih berkuliah di FTMD-ITB.  Perjanjian kerja sama antara ITB dan PLN juga berlangsung di Fakultas Teknologi Industri (FTI) untuk pendidikan program studi magister logistik, angkatan ke-1, Tahun Akademik 2018/2019.

Tahun 2018, ITB juga telah bekerjasama dengan PLN dalam program Ekspedisi Papua Terang, di mana 38 mahasiswa dan alumni muda ITB terlibat dalam survei di berbagai daerah di Papua, dengan tujuan mempercepat elektrifikasi pada daerah-daerah tersebut.

“Memiliki 110 kelompok keahlian yang ada di 12 Fakultas/Sekolah, ITB terbuka dalam menjalin kerjasama baik kerjasama pendidikan, kerjasama di bidang penelitian, maupun kerja sama sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat untuk kemajuan bangsa dan negara,” jelas Sandro.  (AM/Fr)

Tags : News
Terakhir disunting : Mar 11, 2019


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top