Jonan Resmikan Sumur Air dan Bagian Lampu Energi Surya

Author : Franki Dibuat : Aug 7, 2018

Jonan Resmikan Sumur Air dan Bagian Lampu Energi Surya
Listrik Indonesia | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan telah meresmikan sembilan (9) sumur bor air tanah untuk masyarakat yang berlokasi di Desa Kemingking Dalam, Taman Rajo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi.

Selain meresmikan sumur bor air tanah, Menteri Jonan juga memberikan Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE) kepada masyarakat.

Sembilan sumur bor yang diresmikan tersebut dibangun melalui dana APBN 2017 sebanyak 7 sumur dan 2 sumur lainnya dari APBN 2018. Kementerian ESDM juga masih melakukan pengeboran 7 titik sumur di berbagai wilayah di Jambi dari APBN 2018.

Sejak 2015 lalu hingga Semester I 2018, pemerintah telah melakukan pemboran air bersih sebanyak 1.878 sumur bor yang dapat melayani 5,4 juta jiwa di 27 provinsi.

“Tahun ini kami bangun 550 sumur kalau misalnya dibagi 34 provinsi, mestinya paling kurang 1 provinsi dapat 15 sumur. Kalau memang ada yang sangat mendesak sekali, Pemda cukup kirim surat permohonan ke Kementerian ESDM, beserta lokasi titiknya. Nanti kami yang lakukan studi dan pemborannya,” jelas Jonan melalui keterangan tertulisnya seperti yang dituliskan (07/08).

Ia menambahkan pentingnya air bersih dan menyampaikan bahwa tahun 2019 rencana pemboran bisa mencapi 750 lokasi.

Sementara untuk LTSHE, pemerintah telah menyerahkan 807 unit kepada masyarakat Jambi di 2 kabupaten (Tanjung Jabung Barat dan Sungai Penuh), 2 kecamatan (Senyerang dan Kumun Debai) dan 3 desa (Sungai Kayu Aro, Kempas Jaya dan Renah Kayu Embun). Pembagian ini sebagai bentuk program pra elektrifikasi demi memberikan akses penerangan kepada masyarakat yang berada di daerah 3T (terpencil, tertinggal, dan terluar).

Pada tahun 2018, pemerintah menargetkan 175 ribu unit LTSHE yang menyasar ke 15 provinsi di daerah yang terisolir dan sulit dijangkau dengan jaringan PLN. Alokasi APBN untuk program LTSHE tahun ini sekitar Rp600 miliar.

“Tahun ini lebih dari 175 ribu rumah kita bagikan. Tahun depan 150 ribu lagi. Kalau bisa ajukan sesegera mungkin. Tapi mohon dirawat,” papar Jonan.

“Melalui ketersediaan air bersih dan penerangan listrik rumah ini, mampu meningkatkan kualitas hidup dan peningkatan ekonomi masyarakat Jambi. Terlebih keduanya memiliki nilai strategis lantaran menjadi sumber kebutuhan pokok sehari-hari,” pungkasnya. (Rg)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top