Kapasitas Pembangkit Listrik EBT Terus Meningkat

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Jan 12, 2020

Kapasitas Pembangkit Listrik EBT Terus Meningkat
Listrik Indonesia | Dalam pemaparan capaian energi 2019 di Kementerian ESDM pada Kamis 19 Januari 2020. Kementerian ESDM mencatat pembangkit listrik energi baru terbarukan (EBT) dalam kurun waktu lima tahun pencapaiannya terus meningkat.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif mengatakan, kapasitas pembangkit listrik EBT) terus dioptimalkan sesuai amanat Kebijakan Energi Nasional yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2014 dengan menargetkan bauran EBT pada 2025 sebesar 23 persen.

“Kementerian ESDM saat ini juga tengah merevisi Permen ESDM Nomor 50 Tahun 2017 tentang Pemanfaatan Sumber Energi Terbarukan untuk Penyediaan Tenaga Listrik, dan menerbitkan Perpres untuk mendorong pemanfaatan EBT lebih masif,” ujar Arif.

Kementerian ESDM mencatat capaian kapasitas pembangkit listrik EBT pada 2015 sebesar 8.496 MW dan terus meningkat pada lima tahun terakhir ini, masing-masing sebesar 8.989 MW pada 2016, 9.379 MW pada 2017, dan 9.781 MW di 2018.

Sedangkan pada 2019, mencapai 10.843 MW dengan tambahan kapasitas sebesar 376 MW dari tahun sebelumnya. Pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang sebesar 182,3 MW menyokong capaian tersebut. Kontribusi PLTP itu berasal dari PLTP Lumut Balai 55 MW, PLTP Sorik Marapi 42,3 MW, dan PLTP Muaralaboh 85 MW. 

Dalam program EBT, tak hanya pembangkit listrik EBT saja yang digenjot pemerintah, tapi juga program lainnya seperti lampu tenaga surya hemat energi (LTSHE) gratis untuk desa yang belum menikmati listrik. Program ini telah menyasar 172.996 rumah di 16 provinsi, sebagai bagian dari program prioritas lainnya. Dengan demikian, total LTSHE yang telah dibagikan selama dua tahun program tersebut berjalan sebanyak 363.220 unit. 

Selain itu, Kementerian ESDM juga telah membangun 19.734 unit penerangan jalan umum tenaga surya (PJU-TS) pada 2019 sehingga total PJU-TS yang telah dibangun selama tiga tahun terakhir sebanyak 46.613 unit untuk menerangi 2.300 km di 258 kabupaten dan kota yang tersebar di seluruh Indonesia. (CR/Fr)

Tags : News
Terakhir disunting : Jan 13, 2020


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top