Kembangkan Kendaraan Listrik, Kemenperin Gandeng Kampus dan Swasta

Author : franki.listrikindonesia Dibuat : Sep 11, 2019

Kembangkan Kendaraan Listrik, Kemenperin Gandeng Kampus dan Swasta
Listrik Indonesia | Seiring tren green energy yang tengah digaungkan Pemerintah, Kementerian Perindustrian melakukan kerja sama dengan Institut Teknologi Bandung, Astra Otoparts, dan PT. Kreasi Mandiri Wintor Indonesia (KMWI) untuk mendorong program pengembangan lanjutan Alat Mekanis Multiguna Pedesaan berbasis tenaga listrik (e-AMMDes). 

Langkah strategis ini, sebagai landasan menuju kemandirian industri dalam negeri di masa mendatang, khususnya mengenai penguasaan teknologi kendaraan elektrik (electric vehicle).

“Kendaraan e-AMMDes ini sudah diciptakan dengan menggunakan teknologi elektrik. Masih ada beberapa hal teknis yang masih harus dikembangkan. Namun secara keseluruhan, kendaraan ini untuk pertama kali diproduksi, dan sudah diujicobakan ternyata cukup reliable karena dilengkapi dengan konsep power charging,” kata Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin, Harjanto di Jakarta, dalam siaran persnya akhir pekan lalu, Sabtu (7/9).

Harjanto menjelaskan, selain akan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional, program e-AMMDes ini juga dinilai dapat membuka peluang bagi pelaku industri komponen di dalam negeri untuk menguasai kemampuan bidang penelitian dan pengembangan (R&D), terutama hal rancang bangun dan teknologi desain.

“Apalagi, pemerintah telah memfasilitasi pemberian super tax deduction hingga 300% bagi perusahaan yang menciptakan inovasi dari hasil litbangnya,” ujarnya. Skema insentif fiskal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2019 tentang Perubahan atas PP No. 94 tahun 2010 tentang Perhitungan Penghasilan Kena Pajak dan Pelunasan Pajak Penghasilan Dalam Tahun Berjalan.

Sebagai informasi, kendaraan jenis angkutan e-AMMDes ini juga telah ditampilkan dalam pameran IEMS 2019 di Balai Kartini Jakarta, 4-5 September. Guna membangun perekonomian berbasis inovasi dalam era Industri 4.0, diperlukan sebuah loncatan inovasi bangsa melalui pemanfaatan teknologi informasi.

“Jadi, Industri 4.0 itu tidak hanya dalam proses produksi, melainkan juga di seluruh rantai nilai industri sehingga melahirkan model bisnis yang baru dengan basis digital guna mencapai efisiensi tinggi dan kualitas produk yang lebih baik,” pungkasnya Dirjen ILMATE Harjanto. (Fr)

Tags : News
Terakhir disunting : Sep 11, 2019


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top