Kinerja Tidak Penting Lagi, Said Didu Dicopot dari BUMN Tambang

Author : Franki Dibuat : Dec 28, 2018

Kinerja Tidak Penting Lagi, Said Didu Dicopot dari BUMN Tambang
Listrik Indonesia | Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu, diberhentikan sebagi Komisaris PT Bukit Asam Tbk. Keputusan tersebut diumumkan pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bukit Asam Tbk, Jumat (28/12/2018).

Menurut Said Didu kepada ListrikIndonesia.com, dia mengaku bahwa  hari ini dia  merasa terhormat karena  untuk memberhentikan dirinya sebagai Komisaris PT Bukit Asam dilakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di hotel bintang lima.

“Alasan pemberhentian saya, bahwa saya TIDAK LAGI SEJALAN dengan Pemegang Saham Dwi Warna (Menteri Negara BUMN). Apakah memang saat ini di BUMN indikatornya bukan lagi  KINERJA, tapi yang penting SEJALAN dengan Menteri?” kata Said Didu.

Keputusan itu juga dianggap aneh, karena Kementerian BUMN memutuskan posisi seseorang tidak berbasis kinerja, melainkan yang penting sejalan. Ditambah lagi, dia tidak diberitahu alasan pemberhentiannya dan baru diberitahu sekitar 5 menit sebelum RUPSLB dilangsungkan. Harusnya berdasarkan UU BUMN, seseorang yang dicopot dari jabatannya sebagai komisaris, harus diberi tahu alasannya.

Selama ini, Said Didu memang sangat kritis terhadap kebijakan yang dijalankan pemerintah. Salah satunya yang paling mutakhir, Said Didu menyampaikan cuitan di akun twitter pribadinya (kultwit), terkait soal pembelian 51%  saham PT Freeport Indonesia.

Said Didu juga termasuk salah satu yang menginisiasi diusulkannya aturan dalam PP 45 Tahun 2005 Tentang Pendirian, Pengurusan, Pengawasan, dan Pembubaran BUMN, yang di dalamnya memuat aturan bahwa Anggota Direksi, Anggota Komisaris, dan Anggota Dewan Pengawas  BUMN dilarang menjadi pengurus partai politik dan/atau calon/anggota legislatif. (AB)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top