Kolaborasi ITS dan Ikatan Alumni Gelar Business Summit Bahas Isu EBT

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Nov 15, 2019

Kolaborasi ITS dan Ikatan Alumni Gelar Business Summit Bahas Isu EBT
Listrik Indonesia | Pemerintah, dalam rencana umum energi nasional (RUEN), berambisi memperbesar peran energi baru dan terbarukan (EBT) sebagai sumber energi pada masa depan. Menyadari pentingnya pengembangan EBT, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan ikatan alumninya berupaya terus mendorong lahirnya kebijakan EBT yang realistis agar masyarakat menyadari dan ikut merasakan manfaat EBT. 

Salah satu langkah yang ditempuh ITS dan Ikatan Alumninya, menggelar “International ITS Business Summit 2019 (IIBS)” dengan tema “Embracing New Government Policy on Renewable Energy and Related Industrial Sectors towards Environmentally Sustainable Development”, di Hotel Shangrilla, Jakarta, Kamis (14/11). IIBS berlangsung selama tiga hari, yang terdiri atas kegiatan pameran pada 14-16 November 2019 dan Business Summit pada 15 Nopember 2019. 

Ketua Steering Committee IIBS 2019, Gatot Kustyadji menjelaskan, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kampus ITS dengan Ikatan Alumni (IKA) ITS. Tema yang dipilih sejalan dengan kebijakan Rencana Umum Energi Nasional untuk memperbesar peran EBT di masa depan.

“Maka sudah menjadi kewajiban semua pihak, termasuk ITS dan alumninya untuk terus mendorong perbaikan kebijakan dan peningkatan penggunaan energi terbarukan,” ujar Gatot.
Gatot menambahkan, Indonesia menetapkan target sebesar 23 persen,  penggunaan EBT dalam bauran energi primer pada 2025. Untuk itu diperlukan kesamaan pandangan antara seluruh pemangku kepentingan, khususnya kelompok industri swasta dan pemerintah agar target tersebut bisa dipenuhi. Untuk mempopulerkan penggunaan EBT, maka diperlukan regulasi yang probisnis dan proinvestasi. 

“Sukses penerapan kebijakan EBT di negara-negara Skandinavia menguatkan langkah Indonesia yang mulai fokus pada EBT. Indonesia memiliki sumber energi terbarukan yang melimpah dan beranekaragam seperti surya, angin, mikro hidro, air, gelombang laut dan lainnya, sayang jika tidak dimanfaatkan untuk keberlangsungan dan keberlanjutan generasi selanjutnya” ujar Gatot.

Sementara itu, kegiatan diikuti berbagai bidang yang relevan dengan upaya meningkatkan kontribusi energi terbarukan dalam bauran energi nasional antara lain: logistik, manufaktur, energi, transportasi, maritim dan ICT. Tak ketinggalan, berbagai penemuan dan inovasi dosen serta mahasiswa ITS ikut dipamerkan dalam acara ini, termasuk inovasi berbasis revolusi industri 4.0 dan digital teknologi 5G. (TS)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top