Komisi VII: Pastikan BBM, Gas, dan Listrik untuk Lebaran Aman

Author : Franki Dibuat : Jun 6, 2018

Komisi VII: Pastikan BBM, Gas, dan Listrik untuk Lebaran Aman
Ihwan Datu Adam (kiri), Anggota Komisi VII DPR-RI
Listrik Indonesia | Komisi VII DPR-RI menyatakan bahwa stok Bahan Bakar Minyak, Gas 3 Kg dan Listrik aman, jelang Lebaran hingga setelah Lebaran. Dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Komisi VII meninjau ketersediaan pasokan BBM dan gas jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 H dinyatakan aman.

Anggota Komisi VII DPR-RI, Ihwan Datu Adam mengatakan, pasokan energi seperti BBM, gas dan listrik jelang Idul Fitri 2018 aman. Sebab dirinya bersama Anggota Komisi VII lainnya telah melakukan peninjauan langsung ke PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) wilayah tersebut.

"Bukan hanya di Sulsel ya, tapi diseluruh Provinsi Sulawesi (Sulbar, Sultra, Sulteng, Gorontalo, dan Sulut) pasokan energinya aman," jelasnya saat dihubungi Listrikindonesia.com di Jakarta, (06/06).

"Mereka menjamin stok BBM sampai H+7 Lebaran tercukupi aman," sambungnya.

Selain itu, Ia menuturkan, untuk pasokan listriknya juga aman, sebab pihaknya telah menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Sulsel bersama dengan PLN Regional Sulawesi dan Pertamina melalui wilayah pemasaran Sulawesi.

Kepada Pertamina, politisi Demokrat ini menanyakan, kenapa beberapa bulan ke belakang pasokan BBM jenis Premium sempat hilang di pasaran, dan mengapa sekarang dimunculkan untuk wilayah Jamali (Jawa, Madura dan Bali)?

Menurutnya bukan hanya Jamali, melainkan wilayah Indonesia timur juga membutuhkan pasokan BBM jenis Premium.

Selain wilayah Sulawesi, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan provinsi wilayah Kalimantan terkait stok BBM, gas, dan listrik.

"Untuk wilayah Kalimantan seluruhnya stok BBM aman. Karena BBM itu kan dari Balikpapan, Kalimantan Timur. Dan tidak akan terjadi kelangkaan hingga H+7 Idul Fitri 2018. Untuk listrik dan gas 3 Kg juga demikian, dipastikan aman" ungkap politisi Demokrat Dapil Kalimantan ini.

Lebih jauh ia mengatakan, laporan dari Pertamina bahwa BBM dan gas 3 kg untuk wilayah Sulawesi dan Kalimantan dipastikan aman.

Ia berharap kepada Pertamina dan PLN sebagai mitra kerja Komisi VII, agar stok-stok BBM, gas dan listrik aman, jangan sampai terjadi kelangkaan, karena disaat Hari Raya masyarakat pada sibuk silaturahmi.

"Jangan sampai masyarakat saat Hari Raya silaturahmi kerumah saudaranya terjadi mati lampu, dan BBM dan gas juga habis. Jangan sampai kelangkaan itu terjadi," tegasnya.

Ia menerangkan, kelangkaan itu terjadi karena adanya ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh oknum-oknum tertentu yang tidak bertanggung jawab.

"Kelangkaan yang terjadi itu disebabkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan mengambil kesempatan dalam kesempitan, sehingga masyarakat merasa di rugikan. Dalam hal ini Pertamina jamin stok BBM dan Gas, sedangkan PLN jamin pasokan listrik," tandasnya.  (RG)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top