Listrik Jakarta Andal, Siap Dukung Era Electric Vehicle

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Dec 3, 2019

Listrik Jakarta Andal, Siap Dukung Era Electric Vehicle
Listrik Indonesia - Bandung | PLN Distribusi Jakarta Raya (Disjaya) turut berpartisipasi secara penuh mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dalam rangka mewujudkan Jakarta kian benderang. Dalam hal ini, PLN bersinergi dengan Pemerintah untuk membangun Gardu Distribusi, fasilitas gardu induk (GIS) bawah tanah di DKI Jakarta dan penertiban utilitas jaringan seperti kabel dan tiang-tiang listrik dengan sistem ducting kabel. Pembangunan tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menunjang kehandalan sistem DKI Jakarta.

Kelistrikan Jakarta saat ini terbagi dalam 7 subsistem, diperkuat dengan 1.932 penyulang dan 13.556 gardu distribusi. Beban Puncak tertinggi yaitu 4.909 MW yang terjadi di siang hari. Secara umum, beban puncak listrik Jakarta siang hari lebih tinggi karena banyaknya pelanggan bisnis dan industri yang aktif beroperasi pada siang hari. 

Beban puncak PLN Disjaya sebesar 4,9 GW. Yang kita perlu siapkan adalah dukungan terhadap pembangunan infrastruktur dan segala kesiapan untuk mewujudkan Jakarta kian benderang," ungkap M. Ikhsan Asaad, GM PLN Disjaya di sela-sela Press Tour dengan redaktur media, pekan lalu.

Menurut Ikhsan, tidak hanya pengamanan pasokan listrik, PLN Disjaya juga berusaha meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan terhadap pelanggan. Tercatat hingga saat ini, PLN Disjaya telah melayani lebih dari 4 juta pelanggan dengan total daya tersambung sebesar 17.486 MVA. Wujud dukungan PLN Disjaya untuk membuat ibukota kian benderang adalah dengan membuat beberapa program dan meluncurkan produk-produk untuk membuat kenyamanan dan kemudahan pelanggan, seperti proyek Zero Down Time, Layanan Prioritas, Power Bank yang ramah lingkungan sebagai pengganti genset, Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU) untuk charging station kendaraan listrik dan dapat dimanfaatkan oleh PKL sebagai sumber listrik yang legal, serta aplikasi PLN Mobile.

Zero Down Time (ZDT) merupakan salah satu perwujudan visi misi PLN Disjaya untuk mendukung pembangunan Jakarta di masa depan. 

Sementara itu, untuk menyokong terwujudnya harapan di masa depan tersebut, saat ini PLN Disjaya juga telah menyediakan Layanan Prioritas bagi pelanggan di luar kawasan ZDT yang juga ingin merasakan listrik tanpa padam. Sejumlah 46 pelanggan tercatat telah melakukan penyalaan layanan dengan berbagai benefit ini. Layanan Prioritas ini menawarkan pasokan listrik yang lebih stabil dan keandalan yang lebih bagi pelanggan Bisnis dan Industri dengan daya diatas 200 kVA.

Selain itu, untuk melengkapi pembangunan infrastruktur Jakarta menuju kota yang modern, PLN Disjaya juga mempersiapkan diri menyongsong hadirnya era kendaraan listrik, baik motor maupun mobil listrik. Jauh sebelum itu, PLN Disjaya telah melihat kesempatan ini dan mendukung perkembangan teknologi ramah lingkungan tersebut dengan menyediakan infrastruktur yang diperlukan, salah satunya berupa Stasiun Penyedia Listrik Umum (SPLU). Sampai dengan pertengahan bulan Oktober 2019 ini SPLU di DKI Jakarta telah terpasang sebanyak 1.950 titik. PLN Disjaya menargetkan hingga akhir tahun ini sudah terpasang 2.000 SPLU di Jakarta dan jumlahnya akan terus berkembang bahkan di seluruh Indonesia. 

“Ke depan, PLN Disjaya akan menyediakan fasilitas berupa parkir eksklusif electric vehicle dilengkapi dengan SPLU yang akan disediakan di instansi pemerintahan, kawasan bisnis dan industri serta tempat wisata dan menyediakan kawasan wisata bebas polusi dengan Bus Listrik,” pungkas M.Ikhsan Asaad. (DH)

Tags : News
Terakhir disunting : Dec 3, 2019


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top