Listrik Pulau Siberut Tak Lagi ‘Cemberut’

Author : Franki Dibuat : Jan 28, 2019

 Listrik Pulau Siberut Tak Lagi ‘Cemberut’
Listrik Indonesia | Tidak semua masyarakat di seluruh Tanah Air beruntung mendapat penerangan listrik. Masyarakat Pulau Siberut di Mentawai salah satunya.  Tapi melalui “Ekspedisi Mentawai Terang”, akses listrik Pulau Siberut memiliki jalan terang.

Sejumlah pulau di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, memiliki alam yang sangat indah. Pesonanya sampai ditelinga para peselancar mancanegara. Peselancar dunia banyak yang memuji lokasi surfing di Kepulauan Mentawai dan dianggap sebagai salah satu terbaik di dunia. Salah satu surga bagi peselancar yang dianggap sangat menantang adrenalin. Ombak tinggi di sejumlah wilayah Kepulauan Mentawai dianggap pe-surfing sebagai saingan Hawaii dan Tahiti.

Di antara titik-titik lokasi surfing tersebut Pulau Siberut menjadi bagian di dalamnya. Pesona memukau pulau tersebut dengan ombak yang tinggi, sering dikunjungi para peselancar dunia. Rugi rasanya kalau belum menjajal selancar di pulau tersebut.

Sayang, dengan pesona yang memukau dan gemanya sampai ke mancanegara, sebagian pulau di wilayah Kabupaten Mentawai masih belum mendapat akses listrik.  Sampai September 2018 lalu, PLN mencatat masih ada sekitar 21 desa di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang terakses  listrik.  Sebanyak 11 desa diantaranya, ada di Pulau Siberut.

Minimnya infrastruktur listrik di gugusan pulau wisata  tersebut, mendapat perhatian luas dari pemerintah. Termasuk dari PLN (Persero) yang mengaaku siap untuk menggenjot rasio desa berlistrik yang sebelumnya masih berada di kisaran 50% menjadi 100% hingga akhir tahun 2018. Termasuk juga untuk target rasio elektrifikasinya. Sampai medio 2018, rasio elektrfikasi hanya di kisaran 31,18% untuk elektrifikasi listrik PLN dan 43,05% dengan listrik non PLN.

Menurut General Manager PLN Wilayah Sumbar, Susiana Mutia, PLN menargetkan rasio elektrifikasi Kepulauan Mentawai menjadi 100% pada 2019 mendatang. Dia mengatakan, dari total 43 desa di Mentawai, baru sebanyak 22 desa sudah mendapatkan akses listrik dari PLN. Desa yang paling banyak belum mendapat akses listrik adalah Pulau Siberut sebanyak 11 desa dari 20 desa yang ada, Pulau Sipora hanya 3 desa yang belum teraliri listrik, dan 7 desa lainnya di Pulau Pagai.

Ekspedisi Mentawai Terang
Masih rendahnya rasio elektrifikasi di Kepulauan Mentawai, membuat  PLN tersu mengejar pembangunan infrastruktur listrik di Kabupaten Kepulauan Mentawai. Ekspedisi Mentawai Terang membawa tema "Menuju Rasio Desa Berlistrik 100% (pada tahun 2018) dan Rasio Elektrifikasi 100% (Tahun 2019) di Kabupaten Kepulauan Mentawai".

Kepulauan Mentawai termasuk salah satu wilayah yang disasar kecukupan pemenuhan listriknya, yakni untuk melistriki 100 % daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T) di Tanah Air.

Ada empat misi program yang dikejar dalam ekspedisi tersebut, yakni:  meresmi­kan listrik desa; melakukan penyerahan CSR dari PLN WSB (Wilayah Sumatera Barat); melakukan peletakan batu pertama rumah ibadah Mesjid Cahaya; dan melakukan peresmian Stasiun Pengisian  Listrik Umum (SPLU).

Melalui program CSR,  diwujudkan PLN dalam pemberian bantuan CSR secara  terus bergulir dan berkelanjutan ke lingkungan dan komunitas.  Diantaranya, dalam bentuk  CSR PLN  ke Dewan Kerajinan Nasional Daerah Kabupaten Mentawai senilai Rp150 juta dari PLN Wilayah Sumatera Barat. (AB/Fr)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top