Longsor Di PLTM Cianten, Kementerian ESDM Terjunkan Timnya

Author : Franki Dibuat : Jun 12, 2017

Longsor Di PLTM Cianten, Kementerian ESDM Terjunkan Timnya
Listrik Indonesia | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM  menemukan tim untuk menyelidiki jebolnya tanggul yang menyebabkan tanah longsor pada Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTM) Cianten kapasitas 6,2 Megawatt (MW) yang berlokasi di Kampung Muara, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (10/6). 

Tim Inspektur ketenagalistrikan tersebut bertugas membantu penanganan korban longsor serta melakukan investigasi penyebab longsornya area headpond PLTM tersebut.

Ario Panggi selaku Koordinator Pejabat Inspektur Ketenagalistrikan (PIK) mengungkapkan,  pihaknya tengah mengumpulkan bukti di lapangan untuk menari penyebab jebolnya tanggul yang menyebabkan tangan longsor. "Kami mencari fakta-fakta lapangan terkait kronologis kejadian dan dampak kepada masyarakat," ujar Ario seperti yang diberitakan esdm.go.id.

PIK juga bersama tim dari PT. PLN (Persero) akan memastikan dampak kerusakan instalasi, penanganan terhadap korban, serta melakukan penanganan terhadap instalasi PLTM yang mengalami kerusakan.

Longsor yang terjadi pada tanggul PLTM Cianten tersebut terjadi pada Sabtu (10/6) pukul 06.00, setelah hujan lebat yang melanda daerah tersebut sejak Jumat malam. Akibatnya sebelas rumah warga rusak terkena longsor, area kebun dan sawah seluas 1,7 hektare rusak, tiga kolam ikan mengalami kerusakan, dan beberapa hewan ternak menghilang. 

Ia mengatakan, sejauh ini belum ada laporan adanya korban jiwa yang diakibatkan longsor tersebut. 

Pemerintah Kabupaten Bogor bersama instansi terkait telah melakukan berbagai upaya seperti, membantu pengungsian warga yang terdampak longsor. Pihaknya menghimbau warga agar tidak mendekat ke lokasi longosor karena dikhawatirkan terjadi longsor susulan, selain itu, pihaknya juga menurunkan tim medis ke tempat pengungsian. 

Sementara itu, PT PLN Area Bogor juga telah menyiapkan kebutuhan sahur untuk warga yang terkena dampak banjir. Salah satunya, PT Jaya Dinamika Geohidro Energi (JDG) selaku operator PLTM berkomitmen akan melakukan penananganan kepada masyarakat seperti mendata dan mendetailkan kerugian, memberi ganti rugi sesuai berita acara yang disepakati bersama, serta memberi ganti rugi tanah existing sesuai kesepatan bersama bagi warga yang bersedia direlokasi. (RG)

 

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top