CORPORATION
Trending

Manajemen Aset : Profesional Dengan Penerapan ISO 55000

Bagi perusahaan yang berupaya “naik kelas” sesuai standar kinerja internasional, tentu saja membutuhkan langkah dan strategi dalam upaya meningkat

Manajemen Aset : Profesional Dengan Penerapan ISO 55000

Listrik Indonesia | Bagi perusahaan yang berupaya “naik kelas” sesuai standar kinerja internasional, tentu saja membutuhkan langkah dan strategi dalam upaya meningkatkan kinerja perusahaan. Salah satu upaya untuk meningkatkan kinerja perusahaan adalah dari sisi pengelolaan aset. 

Untuk melakukan pengelolaan aset secar baik, perusahaan atau organisasi membutuhkan panduan yang sesuai standarisasi dengan mengadopsi standar manajemen aset 55000. Melalui standar manajemen aset ISO 5500x, menawarkan jalan untuk mencapai keseimbangan antara biaya, kinerja, dan risiko. 

Standar ISO 5500x yang dikeluarkan pada tahun 2014, telah membawa tantangan bagi organisasi untuk mengukur efisiensi perusahaan atau organisasi dalam hal aspek performansi, biaya, dan risiko yang paling optimal untuk peningkatan value dan sustainabilitas perusahaan.

Pendekatan sistem manajemen untuk manajemen aset dalam konteks ISO 55001 memberikan persyaratan yang diperlukan bagi manajemen untuk mendayagunakan aset. Tentu saja, tidak hanya untuk aset fisik, tetapi juga semua yang menambah nilai bagi organisasia atau perusahaan.

Untuk memberikan gambaran secara luas mengenai standar manajemen aset ISO 55000, dapat diperoleh dari buku yang berjudul: “Manajemen Aset, Profesional Dengan Penerapan ISO 55000”, yang disusun oleh Ir. Heru SS, MM., dan Tim.

Buku ini secara khusus mengulas tentang kerangka sistemik dari standar ISO 55000, yang diwujudkan dalam lanskap manajemen aset. Lanskap ini diterbitkan oleh Global Forum on Maintenance and Asset Management . 

Dalam buku ini, standar manajeman aset ISO 55000 terbagi menjadi 6 kelompok dengan 39 subjek. Enam kelompok pada lanskap tersebut menjadi Bab Pembahasan pada buku ini, mulai dari Strategi dan Perencanaan, Pengambilan Keputusan Manajemen Aset, Pelaksanaan Life Cycle, Informasi Aset, Organisasi dan SDM, serta Risiko dan Review. 

Kita ketahui bersama, manajemen aset merupakan suatu bentuk operational excellence yang membutuhkan proses dan kolaborasi dari berbagai bidang organisasi. Oleh sebab itu, dalam buku ini menyertakan beberapa contoh best practice. Sehingga buku ini sangat cocok untuk dibaca oleh siapa saja, terutama yang berkepentingan dan bergelut dengan aset. 

Penyusun buku ini, Ir. Heru SS, MM. & Tim , mendapat dukungan dari  PLN Corpu dan Majalah Listrik Indonesia . Ir. Heru SS, MM., merupakan sosok yang tidak asing lagi di sektor kelistrikan.  Sejak awal merintis karir hingga sekarang, Ir. Heru SS, MM., menghabiskan waktunya untuk mengabdikan ilmu dan kemampuannya yang dimilikinya untuk PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN. 

Langkah awal karir di perusahan stroom milik negara ini, dimulai pada tahun 1992. Sejumlah jabatan penting di PLN pernah singgah dipundaknya, diantaranya General Manager (GM) di beberapa Unit PT PJB (Pembangkit Jawa Bali), yaitu PLTA Brantas (2009), PLTA Cirata(2011), Unit Pembangkit Gresik PLTU & PLTGU (2012) , Senior Manajer Diklat PJB, Penugasan di PLN sebagai Manajer Senior Energi Alternatif Div.EBT (2014), dan GM PLN Unit Induk Proyek Pembangunan Pembangkit Sumatera (2015-2017) dan GM PLN Pusat Sertifikasi (2017-2019). 

Saat ini, Ir. Heru SS, MM., mendapat kepercayaan sebagai Staf Ahli Human Capital & Management PLN dan Tim Sistem Kepakaran & Tim EAM PLN. Selain  buku ini, Ir. Heru SS, MM., telah menulis beberapa buku lainnya, yaitu Energi Terbarukan, Manajemen SDM, dan Motivasi dan Spiritual Manajemen. 
Semoga buku yang didesain secara apik menggunakan soft cover glosy, kertas berukur A5/B5,

dan tebal sekitar 300 halaman, dapat memberikan wawasan yang bermanfaat dan memunculkan inspirasi bagi pembaca. Untuk mendapatkan buku “Manajemen Aset, Profesional Dengan Penerapan ISO 55000” dapat menghubungi langsung  Heru Sriwidodo ( 082129590777) atau email : heru.sriwidodo@ gmail.com. 


 

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button