Maret Ini Harga Batu Bara dan Mineral Naik

Author : Franki Dibuat : Mar 9, 2018

Maret Ini Harga Batu Bara dan Mineral Naik
Listrik Indonesia | Harga Batubara Acuan (HBA) dan mayoritas Harga Mineral Acuan (HMA) akan naik pada Maret 2018 ini, karena didorong meningkatnya permintaan.

Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerjasama ESDM, Agung Pribadi mengatakan, permintaan akan batu bara dari beberapa negara di Asia seperti China, India dan Vietnam sebagai faktor kenaikan HBA dan HMA, selain itu faktor curah hujan yang masih tinggi akibatnya produksi batu bara tidak maksimal akibat cuaca yang belum kondusif.

HBA Maret 2018 naik 1,16% menjadi USD 101,86 per ton dibanding HBA Februari yang mencapai USD 100,69 per ton. HBA adalah harga yang diperoleh dari rata-rata Indonesia Coal Index (ICI), Newcastle Export Index (NEX), Globalcoal Newcastle Index (GCNC), dan Platss 5900 pada sebelumnya. Kualitasnya disetarakan pada kalori 6322 kcal per kg GAR, Total Moisture 8%, Total Sulphur 0,8% dan Ash 15%.

Sedangkan HMA, komoditas nikel untuk Maret 2018 ditetapkan senilai USD 13.444,52 per dry metric ton (dmt) atau naik 8,2% dari Februari 2018 (USD 12.425,75 per dmt). Harga kobalt ditetapkan senilai USD 80.797,62 per dmt atau naik 6,2% (USD 76.075 per dmt), sedangkan timbal mencatatkan kenaikan 2% dari USD 2.552,03 per dmt menjadi USD 2.602,88 per dmt. Komoditas seng juga naik sebesar 4,3% dari USD 3.363,7 per dmt menjadi USD 3.524,83 per dmt.
 
Hal ini telah diputuskan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), melalui Keputusan Menteri ESDM No. 1320 K/32/MEM/2018 yang ditetapkan awal Maret 2018 tentang besaran HMA dan HBA, mencatatkan tren positif pada batu bara dan hampir semua mineral logam. (GC)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top