Mecoindo Gelar Inagurasi Produksi Meteran Prabayar Itron 1 Juta

Author : Administrator
Mecoindo Gelar Inagurasi  Produksi Meteran Prabayar Itron 1 Juta

Sebagai perusahaan yang memproduksi meteran listrik prabayar, PT Mecoindo kian berkiprah dengan ditandainya inagurasi produksi meteran yang kesatu juta.

Selasa, 18 Januari 2011 menjadi hari tidak terlupakan. Tak hanya itu, pada hari tersebut menjadi momen bersejarah bagi PT Mecoindo. Pasalnya, hari itu merupakan tonggak inagurasi produksi meteran prabayar yang kesatu juta.

Momen bersejarah tersebut digelar di lokasi pabrik PT Mecoindo yang berada di kawasan East Jakarta Industrial Park (EJIP), Cikarang, Bekasi, Jawa Barat. Perhelatan tersebut dihadiri Presiden Komisaris PT Mecoindo Murdaya Poo, dan Chief Operating Officer dari Itron International Marcel Regnier. Turut hadir pula wakil dari Kementerian Perindustrian, dan PT PLN (Persero).

Acara semakin semarak dan menjadi perhatian publik karena banyak media massa baik cetak maupun elektronik yang meliput perhelatan yang bersejarah bagi PT Mecoindo itu. Pada puncak acara, Presiden Direktur PT Mecoindo George Daenuwy menyerahkan produk meteran prabayar Itron yang diproduksi kesatu juta kepada Direktur Operasi PLN Jawa Bali I Gusti Agung Ngurah Adnyana.

Selanjutnya Preskom PT Mecoindo Murdaya Poo menyerahkan meteran prabayar Itron kepada Dadang Mulyadi yang mewakili Bupati Bekasi. Sedangkan Vice President and Chief Operating Officer dari ItronInternational Marcel Regnier menyerahkan produk meteran prabayar Itron kepada Direktur Jendral Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi (IUBTT) Kementerian Perindustrian Budi Darmadi

Pada kesempatan yang sama, para tamu undangan diajak Direktur Operasi PT Mecoindo Hamdani Azali untuk melihat dari dekat kegiatan produksi kWh meter prabayar dan fasilitas pen­d­ukungnya. Para tamu undangan juga menyempatkan diri mengunjungi fa­silitas produksi meteran air yang ter­letak bersebelahan dengan pabrik kWh meter listrik.
Berbagai komentar yang sangat positif dilontarkan saat mengetahui bahwa proses bisnis dan produksi kWh meter listrik dan meter air dilakukan sepenuhnya oleh 100% tenaga ahli dan tenaga kerja Indonesia.

Saat jumpa pers, Budi Darmadi menyampaikan bahwa PT Mecoindo adalah perusahaan yang memiliki posisi yang sangat kuat dan terdepan sebagai pemasok kWh meteran prabayar. Dengan kualitas dan fungsinya yang disukai, permintaan meteran prabayar Itron semakin meningkat pesat baik untuk memenuhi permintaan domestik maupun pasar manca negara.
Meteran prabayar Itron memang telah mampu bersaing dengan produk sejenis. Keunggulan dan kualitas yang melekat pada produk Itron membuat makin dicari konsumen. Bahkan soal keunggulan dan kualitasnya bukan sekadar klaim.
Namun telah di buktikan bahwa PT Mecoindo telah mendapat sertifikasi standarisasi industri ISO 14000. Padahal untuk mendapatkan ISO tersebut harus terlebih dahulu memiliki persyaratan yang sangat ketat.
Sementara itu, Direktur Operasi PLN Jawa Bali I Gusti Agung Ngurah Adnyana menjelaskan target pertambahan pelanggan listrik prabayar akan mencapai 2 juta pelanggan pada 2011. Artinya target tersebut merupakan dua kali lipat dari yang telah telah dicapai PLN pada tahun 2010.

Lebih lanjut beliau menyatakan PLN sangat yakin bisa mencapai target tersebut. Oleh karena itu, PT Mecoindo diharapkan turut membantu program dan target yang dicanangkan PLN. Pihak PLN juga mengharapkan adanya pabrikan-pabrikan dalam negeri lainnya untuk dapat memenuhi pertambahan kebutuhan kWh meteran prabayar yang semakin pesat di masa mendatang.

Presiden Direktur PT Mecoindo George Daenuwy mengatakan bahwa PT Mecoindo sebagai anak perusahaan dari Itron Internasional sejak Oktober 2009 sampai Desember 2010 telah memproduksi sendiri produk kWh meteran prabayar di dalam negeri.
Pabrik PT Mecoindo telah dikelola oleh 100% anak bangsa. Bahkan se­ba­gai karya anak bangsa Indonesia, meteran Itron telah membuat bangga dengan mencantumkan label ‘Made in Indonesia’ dan mampu bersaing dengan produk sejenis dari negara lain.

Daya saing yang dimiliki tidak lepas dari kinerja research and development (R&D) PT Mecoindo yang tidak pernah berhenti melakukan pengembangan dan pelatihan alih teknologi yang senantiasa berkembang dan berinovatif.
PT Mecoindo telah memiliki ka­pa­sitas produksi sampai 150,000 unit kWh meter prabayar perbulan.

“Pada 2011, dengan komitmen penuh untuk mendukung rencana PLN untuk sistem kWh meter prabayar dan juga pemenuhan kebutuhan ekspor, PT. Mecoindo sangat optimistis dengan kenaikan kapasitas produksi per-tahun sebesar 4 juta unit,” ujar Daenuwy.

“Sebanyak 60% dari kapasitas pro­duksi dialokasikan untuk pangsa pasar dalam negeri, sedangkan 40% sisanya untuk pasar ekspor,” paparnya.
Pada kesempatan yang sama, Vice President & Chief Operating Officer Itron International Marcel Regnier me­nyampaikan terima kasih kepada PT PLN (Persero) atas kepercayaanya terhadap produk kWh meteran Itron.

“Itron sangat bangga dengan ke­berhasilan PT Mecoindo sebagai anak perusahaan di Indonesia dan juga siap mendukung secara penuh me­naikkan kapasitas produksi kWH meteran parabayar sampai 5 juta unit per tahun,” jelasnya.

Sementara itu, Presiden Komisaris PT Mecoindo dan Pimpinan Utama Group CCM Murdaya Poo juga mengungkapkan rasa bangganya bahwa PT Mecoindo sebagai bagian dari joint venture Group CCM yang telah menjadi salah satu perusahaan terbaik. “PT Mecoindo juga siap terus men­dukung terus-menerus untuk memenuhi kebutuhan kWh meteran prabayar di masa mendatang.”



5 voters

3 Komentar

Loading

Berikan komentar anda

Nama
Email
Website
Komentar
 
Masukkan kode diatas