Mengenal Coal Water Mixture Sebagai Bahan Bakar Alternatif

Author : Franki Dibuat : Nov 14, 2017

Mengenal Coal Water Mixture Sebagai Bahan Bakar Alternatif
Listrik Indonesia | Coal Water Mixture (CWM) adalah  salah satu bahan bakar alternatif yang tergolong sifat alir cairan (fluida). Tujuan dari pembuatan CWM untuk mendapatkan bahan bakar, yang lebih ekonomis berbentuk bahan bakar cair seperti bahan bakar minyak.

Semakin menipisnya cadangan minyak bumi dan gas bumi, menuntut dilakukannya penelitian untuk menggantikan sumber energi tersebut. Karena itu, batu bara mempunyai peranan penting sebagai salah satu satu sumber energi pengganti minyak bumi. Dengan adanya pemanfaatan batu bara yang digunakan sebagai sumber energi pengganti minyak bumi, dan sedang dikembangkannya salah satu penelitian mengenai pembuatan CWM.

CWM berbahan dasar batu bara, untuk merubahnya menjadi CWM melalui beberapa proses di antaranya, penggerusan batubara (coal crushing), pencucian batubara (coal washing), pencampuran batubara (coal blending), peningkatan mutu batubara (coal upgrading), pembuatan briket batubara (coal briquetting), pencairan batubara (coal liquefaction), dan gasifikasi batubara (coal gasification).  Sifat fisik CWM berupa suspensi dan tidak dapat dibakar secara langsung.

Cara pembakaran CWM dengan cara injeksi ke dalam tungku yang telah dipanaskan. Batubara sebagai bahan baku pembuatan CWM sebaiknya dengan kadar air yang relative rendah (<10%). Jadi, jumlah batubara dalam CWM akan mencapai suatu titik optimal, karena CWM harus mempunyai sifat alir yang baik hingga dapat dialirkan melalui pipa. Sehingga CWM lebih cocok untuk dimanfaatkan pada pembangkit tenaga listrik dan pembangkit tenaga uap.

Keuntungan penggunaan batubara dalam bentuk CWM antara lain:

-  Sifat alirnya yang tergolong bersifat cairan (fluida) sama dengan sifat alir bahan bakar minyak (BBM).

- Dapat digunakan langsung sebagai bahan bakar cair menggantikan minyak bakar di kilang-kilang minyak atau industri lainnya yang biasa menggunakan minyak bakar berat (heavy fuel oil) sebagai bahan bakar untuk pengolahan produknya.

- Penanganan sama dengan penanganan minyak berat. Memungkinkan pengiriman/pengangkutan CWM di antara berbagai lokasi di dalam/luar instalasi/pabrik lewat pipa

- Dapat menggunakan boiler yang sama dengan boiler yang biasa digunakan untuk minyak berat dengan melakukan sedikit modifikasi.

- Batubara dalam bentuk suspensi dapat ditangani secara lebih bersih hingga menunjang program bersih lingkungan dan terhindar dari kemungkinan terjadinya pembakaran spontan, peledakan dan masalah debu yang biasa ditimbulkan batubara dalam bentuk serbuk.

Jadi sudah saatnya penemuan terbaru energi terus dikembangkan seperti CWM ini, hal ini demi keberlangsungan akan kebutuhan bahan bakar yang terus meningkat. Dengan begitu, ketergantungan akan energi fosil semakin berkurang dan beralih ke energi yang dapat tergantikan atau terbarukan. (GC)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top