Menteri Arifin Tasrif: PLTN Masih Mahal

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Nov 28, 2019

Menteri Arifin Tasrif: PLTN Masih Mahal
Listrik Indonesia | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut, pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) masih berbenturan dengan nilai keekonomian lantaran berbiaya tinggi.  

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan soal pengembangan PLTN, pembangunan PLTN masih tergolong tinggi untuk investasinya. Khawatir beban biaya yang cukup tinggi berpengaruh pada harga jual ke masyarakat. Di sisi lain, ia tidak menampik bahwa PLTN diperlukan untuk masa yang akan datang.

"Kami sepakat perlu PLTN, tapi yang perlu diketahui, butuh biaya besar. Data dari Jepang, mungkin biaya per kwh bisa sampai 40 hingga 30 sen, sangat besar," katanya.

Di samping biaya dan harga jual yang cukup tinggi, sosialisasi kepada masyarakat untuk meyakinkan bahwa penggunaan tenaga nuklir aman juga sangat penting. Pasalnya, banyak masyarakat yang memiliki kekhawatiran terhadap penggunaan nuklir. 

“Pekerjaan lainnya ialah menghilangkan rasa kekhawatiran masyarakat, PLTN juga perlu teknologi canggih dan perencanaan yang matang. Memang kita memiliki sumber-sumber tapi belum signifikan jumlahnya," pungkasnya. (CR)

Tags : News
Terakhir disunting : Nov 28, 2019


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top