Olahraga Malam, Kenapa Tidak?

Author : Franki Dibuat : Jul 16, 2019

Olahraga Malam, Kenapa Tidak?
Listrik Indonesia | Tidak mempunyai banyak waktu luang di pagi hari membuat mereka akhirnya memutuskan berolahraga di malam hari. Kegiatan ini tentu saja positif, asal tahu triknya yang benar.

Kegiatan setiap malam di Gelora Bung Karno (GBK), sungguh menimbulkan semangat baru bagi siapa pun. Beratus orang melakukan aktivitas berolahraga bersama. Ada yang berolahraga yoga, lari, bersepeda, pencak silat, hingga bermain sepak bola.

Ya semua kegiatan dilakukan pada malam hari. Rutinitas yang mereka lakukan biasanya sepulang kerja. Sehingga, kalau diperhatikan, GBK akan mulai ramai sekitar pukul 19.00 WIB hingga 22.00 WIB, walaupun sebenarnya tutup pada jam 12 tengah malam.

Rata-rata yang melakukan olahraga ini memang pekerja, yang tidak mempunyai banyak waktu luang di siang hari. Walaupun ada beberapa dari mereka usia anak kuliahan. Sembari berolahraga, mereka juga terlihat bersama teman-temannya “nongkrong” bareng.

Bagi Holy (35), aktivitas olahraga lari bersama komunitasnya sudah dilakukannya dengan rutin selama dua tahun terakhir. Perempuan yang merupakan PNS di sebuah Kementerian ini mengaku hanya memiliki waktu luang di malam hari. Selain itu, dia memang merasakan banyak manfaat karena akhirnya di GBK bertemu dengan banyak teman dan bisa membentuk komunitas lari bersama.

Pada dasarnya, olahraga di malam hari tidak banyak berbeda dengan olahraga di siang hari. Sama-sama memiliki manfaat yang bagus bagi kesehatan. Namun demikian, olahraga di malam hari tetap harus dilakukan dengan memperhatikan beberapa aturan. misalnya syarat yang paling mendasar adalah Anda tidak sedang lelah atau mengantuk ketika me­lakukan olahraga tersebut.

Sehingga hasilnya olahraga dapat dilakukan dengan optimal. Selain hal tersebut hal lain yang perlu diperhatikan adalah soal perhitungan waktu. Menurut Stan Dutton, pelatih kebugaran profesio­nal asal Amerika Serikat, soal pengaturan waktu yang tepat memang akhirnya kembali kepada pribadi masing-masing.

Ada orang yang memerlukan waktu 3-4 jam untuk istirahat sebelum tidur malam dengan nyaman. Tapi ada pula yang hanya butuh 1-2 jam saja. Intinya disarankan olahraga di malam hari tidak mengurangi waktu tidur 6-7 jam setiap harinya. Jangan sampai olahraga malam justru membuat Anda kurang tidur.

Dutton juga menyebutkan olahraga malam akan membuat Anda tidur nyenyak meskipun olahraga jelas-jelas meningkatkan adrenalin dan detak jantung.

Sayangnya menurut Adam Perlman, ahli kesehatan dan kesejahteraan di Duke University, secara umum, olahraga yang tepat akan membantu orang untuk mendapatkan tidur yang lebih baik. Orang yang berolahraga terlalu dekat dengan waktu tidur, misalnya 1-2 jam sebelum tidur akan membuat orang tersebut sulit untuk tidur dan akan berpengaruh ke suhu tubuh. (EP/Fr)



0 Komentar

Berikan komentar anda

Top