Panel Surya Teknologi Masa Kini

Author : Franki Dibuat : Oct 21, 2017

Panel Surya Teknologi Masa Kini
Listrik Indonesia | Teknologi panel surya (photovoltaic) kini tengah gencar dikembangkan oleh beberapa negara, terutama berkaitan dengan tren green energy, keterbatasan energi fosil, dan sebagai energi alternatif. Teknologi panel surya merupakan perangkat yang mengonversikan cahaya matahari menjadi daya listrik.

Aria Sulhan Witoelar, selaku CEO PT Arya Watala Capital, saat ini tengah menggencarkan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) bersama PLN. Ia mengungkapkan, teknologi photovoltaic sudah digunakan di banyak negara. Tentunya, pemerintah Indonesia tak ingin ketinggalan dalam penggunaan teknologi panel surya, terlebih Indonesia mempunyai iklim tropis yang berlimpah sinar matahari, sehingga sangat cocok jika menggunakan teknologi ini.

“Keseriusan pemerintah untuk mencapai target 35.000 MW patut diapresiasi, Indonesia punya energi surya/matahari yang berlebih. Jadi, sangat cocok pakai teknologi panel surya untuk menciptakan daya listrik,” ungkapnya.

Panel surya yang terdiri dari kumpulan sel-sel yang merupakan semikonduktor, ketika cahaya mengenai semikonduktor, lalu cahaya diubah menjadi daya listrik. Tentu panel surya ini hanya bekerja saat ada cahaya matahari, kemudian menyimpan listriknya ke dalam sistem baterai.

Pada dasarnya, satu sel surya komersial ketika disinari menghasilkan tegangan DC sebesar 0,5 sampai 1 volt, arus short-circuit dalam skala  miliampere per cm2 . Apabila ingin mendapatkan tegangan yang lebih besar, maka sejumlah sel surya dirangkai secara seri membentuk modul surya. Satu modul surya membutuhkan 28-36 sel surya hingga dapat menghasilkan tegangan sebesar 12 volt.

Penggunaan teknologi panel surya tentunya banyak manfaatnya, baik penggunaannya yang ramah lingkungan serta lebih murah dibanding menggunakan diesel. Bahkan, di negara-negara maju saat ini hampir setiap rumah mempunyai panel surya sebagai sumber daya listrik. (GC/f)



0 Komentar

Berikan komentar anda

Top