Pastikan Keandalan Listrik, Arcandra Kunjungi Labuan Bajo

Author : Franki Dibuat : Jan 9, 2019

Pastikan Keandalan Listrik, Arcandra Kunjungi Labuan Bajo
Listrik Indonesia | Salah satu ikon pariwisata yang sudah mendunia, yaitu Labuan Bajo di kawasan Pulau Komodo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, menjadi fokus perhatian pemerintah, khususnya, dalam hal kelistrikannya.

Tak tanggung-tanggung, kelistrikan di Labuan Bajo dibangun berstandar dunia dengan berbagai infrastruktur besar, tak lain demi mendukung sektor pariwisata dan investasi, sehingga masyarakat daerah tersebut dan melaju perekonomiannya.

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arcandra Tahar bertolak ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (4/1), untuk memastikan keandalan pasokan listrik. Wamen Arcandra menyampaikan, setiap pembangunan yang dilaksanakan bertujuan menyejahterahkan masyarakat. Dari segi kelistrikan, cadangan daya di Labuan Bajo sudah di atas 20%.

“Bupati Manggarai Barat sendiri mengatakan aman. Jadi jangan khawatir lagi soal listrik. Apalagi kalau perekonomian makin tumbuh, silakan datang berinventasi. PLN siap untuk membantu. Dengan adanya pembangkit, terutama hadirnya PLTMG Rangko, kelistrikan Labuan sudah sangat baik,” jelas Arcandra, seperti dilansir website pln.co.id.

Saat ini kondisi sistem kelistrikan di Labuan Bajo berstandar Kelas Dunia dengan adanya Pekerjaan Pembangunan Jaringan MVTIC sepanjang 35,649 kms, Pembangunan Jaringan A3CS dan Rekonduktoring sepanjang 30 kms, Pekerjaan Uprating JTM 32 kms, Rehab 52 Unit Gardu, Jaringan Tegangan Rendah, Pembangunan GH Gorontalo dan Lembor, serta nantinya Pengadaan Mini SCADA Labuan Bajo.

“Daya mampu pembangkit pada sistem Flores juga sudah mencapai 35.998 kW dimana PLTMG Rangko 23.448 kW sudah beroperasi Juli lalu. Kemudian dari PLTP Ulumbu 9.000 kW ini sudah interkoneksi sistem Flores. Sedangkan untuk PLTD Golobilas 3.000kW, PLTD Waso 450 kW, dan 100kW PLTMH Wae Garit saat ini off dan standby apabila diperlukan,” jelas Direktur Regional Jawa Bagian Timur Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko R. Abumanan yang turut mendampingi Wamen saat mengunjungi PLTMG Rangko.

Kondisi Beban Puncak Sistem Manggarai (Labuan Bajo +Ruteng) saat ini 18,9 MW dan sistem kelistrikan memiliki surplus daya hingga 47,9 persen. Dari sisi  Jaringan Tegangan Menengah (JTM)  sepanjang 187 kms , lalu Jaringan Tegangan Rendah (JTR) sepanjang 166 kms, 3 Gardu Induk  di Ruteng, Ulumbu, dan Labuan Bajo dengan kapasitas 1×30 MVA  dan Gardu sebanyak 143 buah, PLN  sudah melayani  19.157 pelanggan.

Djoko menambahkan, “PLN sudah berhasil menyiapkan Transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 70 KV Ruteng-Ulumbu 72 titik tower dan SUTT 70 kV Ruteng-Labuan Bajo 230 titik tower yang proyeknya sudah mencapai 100 persen. Hal ini akan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan Labuan Bajo dan sistem kelistrikan Flores karena melihat pertumbuhan listrik paling tinggi salah satunya di NTT ada di Labuan Bajo dengan daerah wisata yang semakin maju. Jadi mari para investor datang ke Labuan Bajo untuk perekonomian yang lebih baik” ajak Djoko.

Selain Wamen ESDM dan Direktur Bisnis Regional JBTBN PLN, kunjungan ini turut dihadiri Sesditjen Gatrik Munir Ahmad, Direktur Infrastruktur EBTKE, perwakilan Gubernur NTT, yakni Kepala Dinas ESDM NTT Boni Marasin, serta Wakil Bupati Manggarai Barat Maria Geong, Anggota DPR Komisi VII Ferry Kase dan beberapa pejabat daerah lainnya. (Fr)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top