Pemerintah dan Swasta Percepat Program Setrum 35 GW

Author : Franki Dibuat : Dec 7, 2016

Pemerintah dan Swasta Percepat Program Setrum 35 GW
Listrik Indonesia | Dengan adanya proyek ketenagalistrikan 35 Gigawatt (GW), Kementerian Perindustrian bekerjasama dengan GE untuk merealisasikan program tersebut. Pada prinsipnya, pemerintah tidak dapat berjalan sendiri membangun infrastruktur ketenagalistrikan di Indonesia.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika, Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, mengharapkan supaya industri di dalam negeri bisa tumbuh untuk men-support peralatan-peralatan ke pembangkit-pembangkit pada program setrum 35 GW.

"Adanya GE di Indonesia yang mempunyai teknologi dan lisensi yang begitu banyak dapat membantu memasok peralatan pembangkit-pembangkit," kata Putu Suryawirawan kepada listrikIndonesia.com usai membuka Forum Diskusi GE di Hotel Mulia Senayan Jakarta, Rabu (7/12).

Menurutnya, dengan forum diskusi ini, sangat penting bagi para stakeholder dan investor untuk investasi lebih di Indonesia. "Investor dan stakeholder bisa lebih banyak menanamkan investasinya di Indonesia, terlebih lagi untuk program setrum ini," terangnya.

Pihaknya mengharapkan GE bisa masuk kedalam bagian dan membantu rencana itu pada program listrik 35 Gigawatt (GW). "Ke depan bisa membahas, komponen-komponen apa, yang bisa kita dorong untuk tumbuh di sini (Indonesia)," ungkapnya.

Seperti diketahui, GE di Indonesia sudah mempunyai fasilitas produksi untuk membuat material-material pada pembangkit seperti, boiler; turbine; dan high exchanger. Selain itu, di Indonesia juga ada beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bisa membuat beberapa komponen-komponen pendukungnya seperti, materialnya, pipanya, steel struction, dan sebagainya. "Ini bisa dijadikan suatu kolaborasi antara pemerintah dan swasta dalam menjalankan tugas untuk melistriki nasional,"

Lebih jauh Putu mengatakan, kerjasama Pemerintah dengan GE diharapkan bisa mewujudkan program Pemerintah 35 GW. "Dengan adanya project ini, nantinya akan tumbuh beberapa industri yang bisa menjadikan Indonesia sebagai wilayah basis produksi," tandas Putu Suryawirawan. (GF)



0 Komentar

Berikan komentar anda

Top