Pensiun Jadi Ditjen Gatrik, Jarman : Saya Pamit

Author : Franki Dibuat : Apr 8, 2017

Pensiun Jadi Ditjen Gatrik, Jarman : Saya Pamit
Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ir. Jarman, M.Sc memasuki masa purnabhakti. (Foto: ESDM)
Listrik Indonesia | Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (EDSM) Jarman, telah memasuki masa purnabakti (pensiun).  Selama kurang lebih enam tahun, Jarman menjabat sebagai Dirjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, yakni pada periode 2011 – 2017, dan telah mendongkrak sektor ketenagalistrikan dalam negeri.
 
Di hadapan jajaran Direktorat Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, dari pejabat eselon II, pejabat struktural dan fungsional serta pegawai Ditjen Ketenagalistrikan, Jarman mengatakan, pentingnya kerja sama dalam menyelesaikan pekerjaan. “Yang telah kita capai adalah hasil kerja semuanya. Saya hanya meng-empower (memberdayakan),” kata Jarman, dalam sambutan kepada jajaran Ditjen Ketenagalistrikan Kementerian ESDM di Jakarta, dikutip dari laman esdm.go.id.
 
Jarman menuturkan, kenaikan rasio elektrifikasi sebesar 24% dalam kurun waktu hampir enam tahun dinilai sangat pesat, mengingat pada periode sebelumnya yakni 2010-an, rata-rata kenaikan rasio elektrifikasi hanya berkisar 0,7% – 0,8% per tahun. “Capaian ini adalah hasil kerja keras kita semua,” ungkap Jarman.
 
Selama hampir enam tahun menjabat Dirjen Ketenagalistrikan, Jarman telah banyak memberikan kontribusi nyata. Selain meningkatkan rasio elektrifikasi secara signifikan dari 67,15% di awal 2011 menjadi 91,15% di akhir tahun 2016, Jarman juga menghidupkan kembali Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ketenagalistrikan dan Inspektur Ketenagalistrikan.
 
Saat Jarman menjabat sebagai Dirjen Ketenagalistrikan, Jarman telah melakukan beberapa terobosan antara lain dengan menghadirkan Sertifikat Laik Operasi (SLO) Online dan aplikasi persuratan online. SLO Online bahkan telah diakui dengan masuk dalam Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Nasional 2016.
 
Jarman berpesan kepada para jajaran Ditjen Ketenagalistrikan, agar pegawai Ditjen Ketenagalistrikan bekerja dengan passion (gairah) dan terus belajar. “Bagi para pejabat, ada satu hal lagi yang harus dilakukan yaitu memberdayakan semua orang,” papar Jarman.
 
“Saya pamit. Mudah-mudahan hubungan secara pribadi dapat terus dilakukan. Yang sudah kita lakukan selama ini, diteruskan agar kantor ini lebih diakui dan jadi acuan di sektor ketenaglistrikan. Permudah urusan orang lain, Tuhan akan mempermudah urusan kita,” imbuh Jarman yang ditemani oleh sang istri Rosmiyati Jarman.
 
Sementara, Sekretaris Ditjen (Sesditjen ) Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Agoes Triboesono, mengucapkan rasa terima kasih atas nama seluruh pegawai Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, atas kepemimpinan dan bimbingan Jarman selaku Dirjen.
 
Ia mengatakan, banyak hal positif yang dapat diteladani dari Jarman, salah satunya adalah disiplin yang tinggi. “Mudah-mudahan kami dapat meneladani contoh Pak Jarman selama memimpin,” tambah Agoes.
 
“Banyak regulasi yang sudah dibuat sehingga memudahkan pekerjaan ke depan. Kita tinggal meneruskan,” sambung Agoes.
 
“Forum ini bukan forum untuk berpisah dengan Pak Jarman, sebagai individu, ini hanya berpisah dengan Dirjen Ketenagalistrikan. Harapan kami, pertemuan ke depan lebih berarti dan lebih mendorong kami,” ungkap Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Alihuddin Sitompul. (RG)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top