Perkuat Industri Kelistrikan, Twink Indonesia Gandeng Siemens Resmikan Pabrik Tegangan Tinggi

Author : listrikinfo@gmail.com Dibuat : Oct 15, 2019

Perkuat Industri Kelistrikan, Twink Indonesia Gandeng Siemens Resmikan Pabrik Tegangan Tinggi
Listrik Indonesia | PT Twink Indonesia, perusahaan swasta nasional di bidang industri dan kontraktor menggandeng Siemens AG, salah satu perusahaan industri besar dunia asal Jerman, meresmikan beroperasinya pabrik baru peralatan tegangan tinggi.

Pabrik yang berlokasi di Kawasan Industri Wahyu Sejahtera, Narogong, Cileungsi, Bogor, diresmikan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto, didampingi CEO PT Twink Indonesia Stanley Milikan, CEO TP Switching Segmen Siemens AG Ulf Katschinski, Executive Vice President PT Siemens Indonesia Andreas Alke, Dirjen ILMATE Kemenperin Harjanto, dan Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Investasi dan Pengembangan Infrastruktur Prahoro Nurtjahjo, pada Selasa (15/10/2019).

Stanley Milikan, mengatakan PT  Twink Indonesia merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dalam bidang industri dan kontaktor. “Sejak tahun 1967, perusahaan mulai mensupply peralatan kelistrikan untuk PLN hingga sekarang. PT Twink banyak bekerja sama dengan berbagai perusahaan dan terus berkomitmen meberikan dukungan kelistrikan untuk Indonesia,” kata Stanley.

Dia menambahkan, hari ini kita akan bersama-sama menyaksikan sebuah langkah baru dari PT Twink Indonesia, hasil bekerja sama teknis dan lisensi dengan Siemens AG, Jerman dalam menghadirkan pabrik guna memproduksi peralatan utama Gardu Induk Konvensional (GIS) 150 KV dan peralatan utama tegangan tinggi lainnya. “Pabrik ke-10 yang dibangun sejak Oktober 2018 ini, memiliki luas 16.000 m2 dan bangunan 4.000 m2 diharapkan mampu memenuhi kebutuhan PLN dan konsumen lainnya,” jelas Stanley.

Sementara itu, Menperin Airlangga mengatakan, Twink merupakan singkatan dari Tugas Wajib Industri Kita. “Kami mengapresiasi hadirnya pabrik baru yang merupakan hasil kerjasama teknis dan lisensi antara PT Twink Indonesia dan Siemans AG, dengan nilai investasi sekitar Rp500 miliar yang menyerap sekitar 100 tenaga kerja,” imbuh Airlangga. (TS)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top