Pertamina Operasikan 735 Pangkalan LPG di Palu, Sigi, dan Donggala

Author : Franki Dibuat : Oct 15, 2018

Pertamina Operasikan 735 Pangkalan LPG  di Palu, Sigi, dan Donggala
Listrik Indonesia, Palu | Memasuki pekan ketiga usai bencana alam gempa dan tsunami yang melanda di beberapa daerah di Sulawesi Tengah, PT Pertamina (Persero) terus mengoptimalkan upaya pemulihan penyaluran energi.

Pihaknya telah menyalurkan lebih dari 200 ribu tabung elpiji subsidi dan non subsidi guna memenuhi kebutuhan elpiji bagi masyarakat di wilayah terdampak bencana.  

Menurut Unit Manager Communication & CSR Pertamina Marketing Operation Region (MOR) VII, Roby Hervindo, guna memenuhi kebutuhan elpiji bagi masyarakat, pihaknya saat ini membangun sebanyak 4 (empat) Stasiun Pengisian dan Pengangkutan Bulk Elpiji (SPPBE) dan 23 agen elpiji di wilayah Palu, Donggala, dan Sigi seluruhnya telah beroperasi.

“Per hari ini, Senin (15/10), sebanyak 735 pangkalan dari total 1.606 pangkalan, telah aktif beroperasi menyalurkan elpiji langsung ke masyarakat,”  ungkap Roby di lokasi, (15/10).

Dengan beroperasinya pangkalan elpiji ini, lanjut Roby, akses masyarakat akan semakin mudah dalam memperolehkaak  elpiji baik itu elpiji subsidi maupun elpiji non subsidi.

“Kami akan terus mengupayakan pemulihan untuk pangkalan-pangkalan yang belum aktif beroperasi. Pemulihan akan dilakukan bertahap mengingat banyak pangkalan yang mengalami kerusakan akibat gempa, mengungsi dan beberapa masih sulit diakses,” paparnya.

Sebelumnya, Pertamina telah aktif menyalurkan elpiji ke masyarakat melalui kegiatan operasi pasar yang dilakukan sejak tanggal 3 Oktober 2018. Hingga saat ini, operasi pasar masih terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan elpiji di masyarakat terpenuhi.


“Sejak 3 Oktober 2018 sampai hari ini, Senin (15/10), Pertamina telah mengalokasikan penyaluran lebih dari 148 ribu tabung elpiji 3 Kg subsidi melalui operasi pasar,” jelas Roby.

Lenihbjquh ia mengungkapkan, selain menyalurkan elpiji melalui pangkalan dan kegiatan operasi pasar, khusus untuk penyaluran elpiji Bright Gas, sejak Kamis (11/10) lalu, pihaknya telah mengalokasikan Bright Gas 5,5 Kg dan Bright Gas 12 Kg di 13 SPBU yakni 11 SPBU di Kota Palu dan 1 SPBU di Kabupaten Sigi.

“Penjualan elpiji non subsidi di SPBU ini juga untuk memperluas akses pembelian elpiji dan memberikan jaminan suplai elpiji Bright Gas dalam memenuhi kebutuhan elpiji di masyarakat,” imbuhnya.

Adapun operasi pasar pada Senin, 15 Oktober 2019 dilakukan di 31 titik di Kota Palu, Kabupaten Donggala dan Kabupaten Sigi, d antarnya ;( :  

Untui di wilayah Palu sendiri Pertamina mendatangkan elpiji 3 kg di Mamboro Barat; Kayumalue Pajeko; Kayumalua Ngapa; Besusu Barat; Lolu Utara; Lolu Selatan; Petobo; Watasumpu; Buluri;  Donggala Kodi; Kawatuna; Poboya; Layana Indah; Tawanjuka; Pengawu; Palupi; Pantoloan Boya: Panau dan Lambara.

Sementara di Kabupaten Donggala, Pertamina memberikan penyeluran di beda, Balaesang Tanjung; Balaesang; Desa Maleni;  Tanatovena; Dampelas; Sojol dan Sojol Utara

Sedangkan di daerah Sigi, pihaknya telah memberikan penyaluran BBG di desa-desa diantarnya, Dolo Barat- Marawola Barata; Dolo Selatan; Marawola Barat; Nokilalaki serta Sigi Biromaru. (Rg)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top