PLN Akan Setrum Tambang Emas di Sulsel

Author : Franki Dibuat : Aug 16, 2017

PLN Akan Setrum Tambang Emas di Sulsel
Listrik Indonesia | Sudah menjadi tugas pemerintah, dalam hal ini PT PLN (Persero) untuk mendukung seluruh kegiatan industri, termasuk menerangi tambang emas yang berlokasi di Sulawesi Selatan (Sulsel).

Untuk itu, PLN berencana memasok kebutuhan listrik ke lokasi tambang emas Awak Mas yang ada di Kabupaten Luwu, Sulsel, dengan kualitas premium sebesar 30 Megawatt (MW) pada 2019 mendatang. Langkah tersebut tertuang dalam nota kesepakatan yang ditandatangani PLN dengan PT Masmindo Dwi Area selaku operator Proyek tambang emas Awak Mas.

Direktur Bisnis Regional Sulawesi PT PLN Syamsul Huda mengungkapkan, dengan adanya program 35 ribu MW ini, pihaknya akan meningkatkan pasokan listrik Indonesia, dengan begitu kebutuhan listrik akan terpenuhi.

"Saya bersyukur karena sistem kelistrikan di sana (Sulsel) hampir semuanya surplus. Jadi tidak lagi ada yang defisit," ungkap Syamsul, di Jakarta, Selasa (15/6).

Sementara itu, Direktur Utama PT Masmindo Dwi Area, Boyke Abidin menyebut, salah satu faktor pendukung utama kelancaran kegiatan konstruksi dan operasi produksi adalah tersedianya pasokan energi listrik yang handal, dan PLN pun merespin itu dengan menyatakan kesiapannya untuk memasok kebutuhan energi listrik ke lokasi tambang emas Masmindo dengan kualitas premium sebesar 30 MW pada 2019.

"Saat ini Masmindo mulai memasuki tahap konstruksi, dan tahap awal produksi. Kami berharap proses ini dapat berjalan lancar dengan dukungan semua pihak, khususnya PLN," papar Boyke.

Boyke mengungkapkan dengan disetujuinya dokumen analisa dampak lingkungan (AMDAL) dan telah diterbitkannya Izin lingkungan pada awal 2017, maka tahapan Kontrak Karya Masmindo Dwi Area telah ditingkatkan ke tahap konstruksi. Hal tersebut memungkinkan untuk dilanjutkannya pekerjaan konstruksi selama tiga tahun kedepan, kemudian diharapkan dapat berproduksi selama periode 30 tahun.

Sebagai informasi, Kontrak Karya yang dipegang Masmindo Dwi Area meliputi area seluas 14.390 hektar. Tambang emas Awak Mas‎ ditemukan pada 1998, Masmindo Dwi Area telah melakukan pengeboran dengan lebih dari 1.000 lubang bor dan saat ini memiliki sumber daya yang siap di tambang. (RG)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top