PLN Bangun Jaringan 500 kV Looping Jakarta, Perkuat Sistem Jawa-Bali

Author : Franki Dibuat : Oct 24, 2018

PLN Bangun Jaringan 500 kV Looping Jakarta, Perkuat Sistem Jawa-Bali
Listrik Indonesia  |  PT PLN (Persero) berkomitmen untuk mewujudkan kehandalan listrik khususnya di sistem Kelistrikan Jawa-Bali dari 150 kilo Volt (kV) menjadi 500 kV. Untuk itu, pihaknya memulai membangun transmisi Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) bertegangan 500 kilo Volt (kV) Looping Jakarta, Jalur Kembangan-Duri Kosambi dan Jalur Duri Kosambi-Muara Karang.

 Direktur Bisnis Regional PLN Jawa Bagian Barat Haryanto WS mengungkapkan, PT PLN (Persero) mengungkapkan, pembangunan saluran transmisi ini diperkirakan menelan biaya sebesar Rp 670 Miliar. “Kita harapkan untuk dua jalur transmisi tersebut dapat selesai tahun depan. Jalur transmisi Kembangan-Duri Kosambi diharapkan selesai 19 Juni 2019 dan jalur Duri Kosambi-Muara Karang selesai akhir tahun depan,” jelasnya di sela peresmian pembangunan transmisi di Gardu Induk Duri Kosambi, Jakarta, seperti dituliskan (23/10).
 
Ia mengungkapkan lebih jauh, proyek tersebut merupakan bagian dari program kelistrikan 35.000 Megawatt (MW) dengan jalur transmisi baru sepanjang 46.000 kilometer sirkit (kms).

Selain itu, lanjut Haryanto, sistem ketenagalistrikan tersebut juga diperuntukkan memenuhi kebutuhan listrik di Jawa-Bali, khususnya di Jakarta yang permintaan listriknya kian meningkat dari tahun ke tahun.

Pasalnya, Jakarta mengalami pertumbuhan listrik tahun ini sebesar 4% dengan reserve margin sekitar 30%. Untuk itu, dengan berbagai macam pembangunan infrastruktur, pihaknya siap melayani kebutuhan listrik pelanggannya.

Sementara itu, ditempat yang sama, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Barat (GM PLN UIP JBB), Ratnasari Sjamsuddin menjelaskan, pengerjaan pembangunan transmisi ini dibawahi oleh PLN UIP JBB dengan pelaksana PLN Unit Pelaksana Proyek Jaringan Jawa Bagian Barat (UPP JJBB).

Untuk jalur Duri Kosambi-Kembangan, ia mengatakan, akan dibangun sebanyak 16 tower transmisi dengan lanjang 7 kms. Sementara, untuk jalur Duri Kosambi-Muara Karang, ia mengatakan, akan dibangun sebanyak 40 tower transmisi dengan panjang 22 kms.
 
“Seluruh tower akan dibangun dengan teknologi dan desain baru tidak lagi menggunakan tower minang. Desain baru ini merupakan pertama di Indonesi. Sebab, jalur transmisi ini, merupakan bagian dari Jaringan Looping Jakarta yaitu Balaraja-Kembangan-Duri Kosambi-Muara Karang-Priok-Muara Tawar. Pembangunan jalur transmisi juga dilaksanakan dengan memanfaatkan transmisi 150 kV yang sudah ada atau eksisting dengan meningkatkan kapasitas dari 150 kV menjadi 500 kV,” ungkap Ratna.

Lebih jauh, Ratna menegaskan, terkait dengan penggunaan produk dalam negeri (TKDN) pada pembangunan jalur transmisi Duri Kosambi-Muara Karang 100% menggunakan produk lokal.

Sementara itu, untuk pembangunan transmisi Jalur Kembangan – Duri Kosambi, lanjut Ratna, 50% sudah menggunakan produk dalam negeri. (Rg)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top