PLTU Berau Unit Dua Perkuat Jaringan Listrik Kaltim

Author : Franki Dibuat : Nov 9, 2018

PLTU Berau Unit Dua Perkuat Jaringan Listrik Kaltim
Listrik Indonesia | Pembangunan PLTU di ujung utara Kalimantan Timur (Kaltim)  semakin menunjukkan geliatnya dengan berhasilnya dilakukan Syncronize.

Direktur Bisnis Regional Kalimantan, Machnizon Masri mengatakan, PLTU Berau di Kaltim berkapasitas 2x7 MW merupakan komitmen dan tekad PLN yang kuat sehingga  mampu memberikan progres pekerjaan pembangunan cukup baik dan menggembirakan. walaupun kapasitas dari PLTU Berau ini tidak besar,  kualitas daya yang dihasilkan akan sangat mampu meningkatkan kehandalan sistem kelistrikan di Kabupaten Berau.

Selain pelaksanaan pembangunan pembangkit, saat ini tengah berjalan pekerjaan jaringan transmisi untuk interkoneksi sistem di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara yakni SUTT 150 kV Tanjung Redeb – Tanjung Selor, SUTT 150 kV Tanjung Selor – Tidang Pale dan SUTT 150 kV Tidang Pale – Malinau yang ditargetkan akan selesai di akhir tahun 2019.

"Jika pembangunan PLTU Berau dan SUTT Tanjung Redeb - Tanjung Selor dapat selesai sesuai dengan rencana, maka interkoneksi sistem kelistrikan Kalimantan Timur - Kalimantan Utara dapat segera terbentuk, dimana GI Tanjung Redeb, GI Tanjung Selor sudah selesai dan siap dioperasikan, maka cita-cita kita bersama untuk Kalimantan Benderang segera terwujud, "ungkap Machnizon.

Pada kesempatan kunjungan kerja beserta General Manager Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur, Iswan Prahastono dan General Manager Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan  Kalimantan Utara, Riza Novianto Gustam ke Berau.

Kunjungan kerja sekaligus syukuran atas pelaksanaan synchronize unit 2 PLTU Berau 2x7 MW kali ini, tidak hanya diiikuti dari jajaran PLN unit induk Pembangunan Kalbagtim dan PLN unit induk wilayah Kaltimra serta unit pembangkitan dan penyaluran Kalimantan yang berkepentingan terhadap operasional PLTU Berau, tetapi juga diikuti pihak mitra kerja PLN yang melaksanakan proses pembangunan PLTU Berau.

Iswan Prahastono selaku General Manager PLN UIP Kalbagtim mengungkapkan,  bahwa meskipun pembangunan PLTU Berau sempat mengalami beberapa kendala sehingga waktu COD sempat mundur ke 2018 namun dengan keberhasilan syincronize 2 PLTU Berau ini kedepannya dapat mengurangi penggunaan BBM sebagai bahan bakar yang sudah tidak efisien lagi di masa sekarang ini karena Kaltim sendiri memiliki sumber batu bara yang berlimpah, sehingga tugas mesin mesin Pembangkit yang selama ini beroperasi dapat tergantikan oleh PLTU Berau yang menghasilkan daya yang dapat dievakuasi dan didistribusikan untuk dinikmati konsumen melalui jaringan 20 kV.

“PLN sangat konsen pada kearifan lokal dan perlindungan terhadap lingkungan dengan penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan yang kami manfaatkan disini, semangat dan komitmen PLN sangat kuat untuk segera menyelesaikan pembangunan PLTU Tanjung Selor, PLTMG Tanjung Selor,  PLTU Malinau dan PLTMG Nunukan di Kalimantan Utara yang segera menyusul memberikan progres baik dan signifikan,” tutupnya. (GC)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top