Premium Langka, Ini Kata Pemerintah

Author : Franki Dibuat : Apr 12, 2018

Premium Langka, Ini Kata Pemerintah
Listrik Indonesia | Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkeinginan agar konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) Premium dapat dinikmati kembali oleh masyarakat. Sebab, saat ini konsumsi BBM Premium turun sebesar 50% dibanding tahun sebelumnya (2017).

Menurut Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Djoko Siswanto, konsumsi Premium di wilayah Jamali (Jawa, Madura dan Bali) tercatat sebesar 774.435 kiloliter (kl) hingga 27 Maret 2018, lalu di luar Jamali 1,3 juta kl.

Sementara pada periode yang sama tahun lalu (2017) konsumsi BBM Premium Jamali sebesar 1,5 juta kl, lalu di luar Jamali sebesar 2 juta kl. “Jamali turunnya 50%, luar jamali 35%,” ungkapnya di Gedung DPR, Jakarta beberapa waktu lalu, (11/04).

Untuk itu, wajar bila Pemerintah (Kementerian ESDM) menginginkan konsumsi Premium kembali normal seperti tahun sebelumnya. Dengan harapan tidak akan terjadi kelangkaan Premium seperti saat ini.

“Coba kita samakan seperti tahun lalu biar tidak ada kelangkaan,” terang Djoko.

Selain itu, Djoko mengatakan, masyarakat digiring untuk beralih ke Pertalite, akan tetapi seharusnya Pertamina tetap menyediakan Premium. Sebab, hal ini sesuai dengan pilihan dan kebutuhan masyarakat yang ingin kembali beralih ke Premium akibat kenaikan harga Pertalite.

“Kita mau ada konversi ke Pertalite, cuma karena harga minyak dunia naik Pertalite naik. Masyarakat mau kembali ke Premium ya sudah kita salurkan Premium. Toh stoknya kan masih ada,” tandasnya. (RG)

Tags : News
Terakhir disunting : Apr 12, 2018


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top