Presiden Tekan Penggunaan BBM untuk Pembangkit Listrik

Author : Franki Dibuat : Mar 20, 2017

Presiden Tekan Penggunaan BBM untuk Pembangkit Listrik
Listrik Indonesia | Presiden Joko Widodo (Jokowi) menginstruksikan kepada Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan, agar mengurangi penggunaan bahan bakar minyak (BBM) untuk pembangkit listrik dan beralih menggunakan gas. Pasalnya pembangkit listrik yang menggunakan gas lebih bersih dan ramah lingkungan, dibandingkan menggunakan BBM.

Jokowi mengungkapkan saat meresmikan Mobile Power Plant (MPP/pembangkit listrik portable) di Mempawah, Kalimantan Barat 4 x 25 Megawatt (MW). Sejatinya MPP menggunakan bahan bakar gas untuk menghasilkan aliran listrik, akan tetapi untuk sementara waktu menggunakan BBM jenis Solar, hal ini disebabkan karena MPP di wilayah tersebut belum mendapat pasokan gas. Untuk itu, Jokowi menekankan untuk menggunakan bahan bakar gas.

"Pembakit listrik portable/MPP memang harus pakai gas, namun sekarang masih pakai diesel," ungkap Jokowi saat peresmian MPP di Kalimantan Barat, (19/03).

Ia menambahkan, agar pembangkit dapat cepat menggunakan gas, Jokowi memerintahkan Menteri ESDM untuk memprioritaskan penggunaan gas ke pembangkit listrik tersebut (MPP), sebab Jonan saat ini menjadi pemimpin Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

"Jadi, saya perintahkan ke Menteri ESDM, agar menggunakan gas untuk pembangkit listrik seperti ini (MPP). Diberikan prioritas untuk pembangkit tersebut," imbuhnya.

Dengan menggunakan gas, menurut Presiden Jokowi, produksi listrik menjadi lebih efisien sehingga harga listriknya lebih murah‎. Selain itu, Jokowi tidak ingin MPP itu  terus menggunakan solar.

"Supaya harganya lebih efisien. Jangan sampai, nanti diteruskan gunakan gas, segera beralih ke gas, dan kurangi penggunaan BBM," ungkapnya. (RG)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top