Program 35.000 MW Bukan Target, Tapi Keharusan

Author : Franki Dibuat : Sep 25, 2018

Program 35.000 MW Bukan Target, Tapi Keharusan
Listrik Indonesia - Jakarta | Pembangunan program kelistrikan 35.000 MW yang dicanangkan oleh Pemerintahan Jokowi, bukan tanpa perencanaan yang matang.

Kebutuhan listrik masyarakat dan industri yang terus meningkat menjadi pertimbangan bahwa infrastruktur kelistrikan yang andal dan berkelanjutan menjadi program prioritas untuk diselesaikan.
Demikian diungkapkan pemerhati ketenagalistrikan, Sri Andini saat berbincangan dengan Listrik Indonesia.Com di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, (24/9).

Menurut dia, apapun kondisinya program mega proyek kelistrikan ini harus segera diselesaikan agar semua masyarakat dapat menikmati listrik secepatnya.  

"Untuk proyek pembangkit yang sudah dibangun oleh swasta sebaiknya segera didorong untuk secepatnya diselesaikan dalam kondisi apapun sebagai tanggung jawab untuk melistriki Indonesia," ujar Sri Andini.

Lebih jauh dia menjelaskan, sebagai anak bangsa kita harus memiliki visi yang sama untuk mengusung spirit merah putih di dunia kelistrikan.

Hal ini penting diusung agar program yang sangat besar manfaatnya untuk kemajuan ekonomi dan peradaban ini segera terealisasi.

"Sebagai pekerja keras dibidang kelistrikan saya berharap semua pemangku kepentingan sub sektor kelistrikan harus bersinergi mensukseskan program 35.000 MW ini sebagai sebuah keharusan bukan target," pungkas Sri Andini. (DH)

Tags : News
Terakhir disunting : Sep 25, 2018


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top