PT. SUN Gandeng GIZ, Kembangkan PLTS Untuk Tiga Kabupaten di Jambi

Author : Franki Dibuat : Feb 26, 2019

PT. SUN Gandeng GIZ, Kembangkan PLTS Untuk Tiga Kabupaten di Jambi
Foto: DOk PT SUN
Listrik Indonesia | PT. Surya Utama Nuansa ( PT. SUN ) dan Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) GmbH, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU/Memorandum of Understanding) dalam mengembangkan salah satu proyek terbesar solar photovoltaik (PV) Off-grid, di Jakarta, Selasa (26/2). Proyek listrik surya ini kerjasama antara PT. PT. Surya Utama Nuansa (SUN) dengan PT. Bungo Dani Mandiri Utama (PT. BDMU).

Proyek ini menargetkan untuk melistriki beberapa desa di tiga kabupaten di Provinsi Jambi, Sumatera, dengan kapasitas 7,35 MWp. Penandatanganan MoU dilakukan antara Ryan Putera Pratama Manafe selaku CEO PT. SUN dan Philipp Schukat, Lead Advisor Climate, GIZ.

Proyek tersebut akan melistriki lebih dari 5.000 rumah dan 8.127 kepala keluarga di Jambi, yang selama ini belum terjangkau oleh aliran listrik PLN. Hal ini sejalan dengan visi PT. SUN untuk melistriki seluruh pelosok Indonesia.

Lebih lanjut, Verry selaku Kepala Proyek Off-grid PT. SUN menjelaskan, “Selama kita melakukan survey, masyarakat di sana sangat unik, profesi mereka sebagai nelayan, mempunyai kebun karet dan sawit, dan beberapa dari mereka sebagai petani. Jadi kurang lebih pendapatan mereka sebulan sekitar Rp 1 juta - Rp 3 juta. Namun, pengalokasian listrik mereka cukup besar, yaitu untuk membeli BBM sebesar Rp 8.000-10.000 per liter, dan untuk mendapatkannya harus pergi ke kota”.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada pihak GIZ, sudah bersedia untuk membantu kami dalam menyediakan tenaga ahli dari Indonesia maupun seluruh dunia,” ungkap Ryan Manafe.

Penandatanganan MoU ini turut disaksikan oleh H. Ridwan Is selaku Sekda Kabupaten Bungo dan Albert Hendra Lukman, Anggota DPRD West Sumatera.

“Terima kasih untuk PT. SUN dan -mitramitra di jajarannya. Jangan ragu untuk melakukan hal ini, karna kami mendukung sepenuhnya, semoga program besar ini menjadi kepekaan terhadap masyarakat Bungo dan kita semua,” tutur Ridwan.

Selanjutnya yaitu melaksanakan pengembangan proyek PT.SUN yang juga bekerja sama dengan pihak BUMD dalam pengembangan jaringan ke desa yang belum mempunyai jaringan listrik.

“Kami - BUMD akan melakukan hal yang out of the box untuk masyarakat. Kami sudah mendapatkan persetujuan dari Gubernur, kami sebagai BUMD ingin memberikan yang terbaik bagi masyarakat, sekaligus national capacity,” ucap Firdaus, Direktur Utama PT. BDMU.

Sementara Philipp Schukat menyampaikan, bahwa pengembangan energi surya harus didukung lebih maksimal, selain karena ramah lingkungan namun juga mudah didapat. “Dengan adanya transisi di sektor energi, dapat menciptakan banyaknya lapangan pekerjaan, dan meningkatkan dampak ekonomi yang signifikan. Solar PV adalah potensi yang sangat besar bagi Indonesia.”
 
Kerja sama antara PT. SUN dan GIZ ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat yang berada di lokasi terpencil yang tidak mendapatkan akses listrik ”Diharapkan dengan adanya proyek ini, daerah lain dapat mencontoh dan mendukung untuk melistrikan daerah lain yang belum mempunyai akses listrik dari PLN. Eenergi terbarukan dapat menciptakan dampak positif yang signifikan untuk masyarakat di wilayah terpencil," pungkas Ryan Manafe. (AM/Fr)

Tags : News
Terakhir disunting : Feb 27, 2019


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top