Rentan Tindak Kejahatan Energi, Kementerian ESDM MoU dengan BNPT

Author : Franki Dibuat : Mar 14, 2017

Rentan Tindak Kejahatan Energi, Kementerian ESDM MoU dengan BNPT
Listrik Indonesia | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) telah menandatangai nota kesepahaman (MoU) tentang Kerja Sama Pengamanan di bidang energi.
 
Menurut, Menteri ESDM Ignasius Jonan, nota kesepahaman ini adalah wujud sinergi antar lembaga untuk melaksanakan kebijakan pengamanan di bidang energi dan sumber daya mineral dalam pencegahan dan penanggulangan terorisme.
 
“Tujuan MoU ini agar kedua lembaga mempunyai landasan kerja sama sehingga koordinasi dan pelaksanaan kebijakan pengamanan di sektor ESDM terutama dalam pencegahan penanggulangan terorisme akan berjalan efektif,” kata Jonan dikutip dari situs resmi ESDM, Jakarta, (14/03).
 
Ia menambahkan, ruang lingkup nota kesepahaman ini meliputi, penyusunan strategi, program, kegiatan serta evaluasi di sektor ESDM dalam penanggulangan terorisme.
 
Jonan menekankan, kerja sama ini tidak hanya berbentuk fisik, tetapi juga non fisik. Salah satu yang diperkuat adalah pengembangan Teknologi Informasi (IT), terutama untuk objek vital negara yang berdampak langsung pada masyarakat.
 
“Listrik dan BBM memiliki dampak langsung ke masyarakat, punya efek domino apabila terganggu.  Pencegahan harus diperkuat, terutama perkuat bidang IT dan harus dikoordinasikan oleh sektor ESDM dengan semua unit terkait,” ungkapnya.
 
Lebih lanjut Jonan mengungkapkan, nota kesepahaman ini berlaku dalam jangka waktu lima tahun. Ini menjadi dasar bagi Kementerian ESDM dan BNPT dalam melakukan monitoring dan evaluasi secara berkala, baik secara sendiri maupun bersama-sama.
 
Sementara, Kepala BNPT Suhardi Alius mengatakan, sektor ESDM merupakan sektor strategis, karena menyangkut kehidupan orang banyak sehingga diperlukan pengamanan terutama dari terorisme.
 
“Sektor ESDM merupakan salah satu urat nadi ekonomi bangsa. Sehingga rentan sekali dari tindak terorisme, dengan MoU ini kita berusaha mencegah hal tersebut agar tidak terjadi,” ungkap Suhardi. (RG)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top