Sambangi Pembuatan Mesin Konversi Sampah, Dahlan Iskan: Ini Solusi Sampah Indonesia

Author : Franki Dibuat : Nov 5, 2018

Sambangi Pembuatan Mesin Konversi Sampah, Dahlan Iskan: Ini Solusi Sampah Indonesia
(Foto: Galug Firdaus/Listrik Indonesia)
Listrik Indonesia | Kembali, sampah masih menjadi momok bagi masyarakat. Bau menyengat dari sampah itu sendiri selain dapat sangat mengganggu aktivitas masyarakat, juga dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti malaria, gangguan pernafasan, Tuberculosis (TBC), Tifus dan sebagainya.

Untuk itu, berbagai langkah terus dikembangkan badan usaha, baik swasta maupun milik negara, salah satunya yakni PT Indopower International (IPI), dengan menciptakan mesin yang bahan baku utamanya adalah sampah, baik organik maupun non organik.

Chief Executive Officer (CEO) PT Indopower International (IPI), Harun Al Rosyid mengatakan, pihaknya memiliki satu mesin yang dikhususkan menggunakan bahan bakar utama sampah, untuk dapat menghasilkan energi, seperti listrik dan lainnya. Mesin itu adalah IPI-ASW (Advance Waste Conversion System) merupakan sebuah mesin yang diciptakan untuk menjawab permasalah terhadap sampah.

"Saat ini kita terus tingkatkan kapasitas dan keandalannya. Ini komitmen kita untuk dapat menyerap sampah yang menjadi permasalahan di Tanah Air," katanya kepada listrikindonesia.com di lokasi, Jakarta (05/11).

Pihaknya menerima kunjungan mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dahlan Iskan di workshop-nya jalan Joglo Raya No 11, Jakarta Barat.

Dalam kunjungannya, Dahlan Iskan ingin melihat produk secara spesifik dari mesin IPI-AWS tersebut.

"Beliau (Dahlan Iskan) ingin melihat produk spesifik, dengan kapasitas besar dan proven (terbukti) bisa mengkonversi sampah dan digunakan pada lahan minim, bahkan dapat menyerap sampah sebesar satu kubik sampah per jam," ungkap Harun kembali.

"Pak Dahlan juga memesan satu mesin dengan kapasitas (IPI-AWS 50). Rencananya untk di pasang di Surabaya, Jawa Timur. Selain itu juga, belia melihat bahwa produk ini sudah mempunyai paten dan sudah digunakan di luar negeri (Jepang, Filipina, Nepal, India dan lainnya) dengan kandungan lokalnya besar dan harganya ekonomis," papar Harun.

"Alhamdulillah. Kita bersyukur Pak Dahlan pesan satu," sambung Harun.

Lebih jauh Harun mengatakan, bicara sampah tentu hal tersebut tidak akan ada habisnya, untuk itu, pihaknya terus berusaha untuk meningkatkan kemampuan mesin tersebut guna dapat menyerap seefisien mungkin dan dengan lingkungan yang seramah mungkin serta dengan harga yang se-ekonomis mungkin.

Sementara itu, Mantan Menteri BUMN era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Dahlan Iskan mengatakan, dirinya sangat bangga dengan hasil ciptaan anak bangsa yang dapat membantu pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan terhadap sampah.

"Saya bangga dengan (Pak Harun) karena produksinya langsung dipercaya oleh Jepang, dan tadi sudah kita lihat dan sudah kirim kesana (Jepang, India dan lainnya) dan saya juga pesan satu," kata Dahlan saat di temui listrikindonesia.com di lokasi.

Selain itu, mantan Direktur Utama PT PLN (Persero) ini juga mengatakan, agar mesin tersebut untuk terus dilakukan penyempurnaan.

"Mudah-mudahan yang lebih penyempurnaan dari ini, misalnya chainber-nya tadi di turunkan supaya pembersihan es-nya bisa lebih mudah dan ini solusi kalau betul bisa satu ton per jam, ini solusi yang sangat-sangat penting untuk sampah Indonesia," tandas Dahlan. (Rg)

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top