News
Trending

Selamat, STT-PLN Bertransformasi Menjadi Institut Teknologi PLN

Majalah Listrik Indonesia, Selamat, STT-PLN Berubah Menjadi Institut Teknologi PLN, Kementerian ESDM, Arifin Tasrif, Dirjen Ketenagalistrikan, Dirjen EBTKE, Dirjen Minerba, Dirjen Migas, Pertamina, BPPT, Hammam Riza, STT PLN, Iwa Garniwa, Rida Mulyana, FX

Selamat, STT-PLN Bertransformasi Menjadi Institut Teknologi PLN
Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa MK, MT, Rektor Institut Teknologi PLN. (Foto R Akmal/Listrik Indonesia)
Jakarta, Listrik Indonesia | Sejak Februari 2020 ini, Sekolah Tinggi Teknik PLN (STT - PLN), bertransformasi dan berubah status kelembagaan menjadi Institut Teknologi PLN. Perubahan status badan hukum pendidikan tersebut, membuat IT PLN lebih leluasa meningkatkan perannya sebagai perguruan tinggi vokasi dan khusus di bidang ketenagalistrikan.

Rektor Pertama Institut Teknologi PLN (IT PLN), Prof. Dr. Ir. Iwa Garniwa M.K., MT, kepada Listrik Indonesia mengatakan, selain dikepalai seorang Rektor dengan Wakil Rektor, dan Pembantu Rektor, tidak lagi dipimpin seorang Kepala seperti ketika masih menjadi STT - PLN.

Seperti umumnya perguruan tinggi lain, Institut Teknologi PLN yang dimiliki Yayasan Pendidikan dan Kesejahteraan PT. PLN (Persero) tersebut, yang sebelumnya bernama Departemen akan berubah menjadi Fakultas dan diketuai seorang Dekan. Masing-masing akan menjadi: Fakultas Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan dengan beberapa program studi; Fakultas Teknik Industri dan Bisnis dengan beberapa program studi; Fakultas Telematika Energi dengan beberapa program studi; serta Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan dengan beberapa program studi. 

“STT lebih sempit dari Institut Teknologi. Sekarang dengan menjadi Institut Teknologi  PLN, kami menjadi lebih luwes, lebih baik, dan lebih besar. Sudah ada struktur perubahan di IT PLN," ungkap Rektor Institut Teknologi PLN, Prof. Iwa Garniwa sambil mengatakan bahwa IT PLN juga sedang menyiapkan Program Pascasarjana sebagai embrio dari Fakultas Pascasarjana IT PLN. 

Dengan perubahan status badan hukum pendidikan sebagai Institut Teknologi PLN, jumlah mahasiswa baru juga bisa lebih banyak lagi terserap. Diperkirakan, pada awal perubahan akan terjadi kenaikan dari 1.000 mahasiswa menjadi 1.300 mahasiswa dan akan terus naik seiring penambahan Fakultas dan Program Studi. Demikian juga dengan rencana penambahan jumlah tenaga pengajar dan status pendidikan staf pengajar di IT PLN yang juga akan ditingkatkan levelnya. 

“Tahun ini, anggaran untuk Doktor dan Profesor ada 7 orang, untuk S2 ada 14 orang. Itu untuk mengisi Prodi baru,” papar Rektor IT PLN tersebut, sembari memaparkan adanya program kerjasama IT PLN dengan Universiti Teknikal Malaysia untuk program S3.

Yang tak kalah penting, Prof. Iwa Garniwa menargetkan, dalam tiga sampai empat tahun ke depan, Institut Teknologi PLN, memiliki target untuk masuk ke dalam kelompok 50 Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia. Sekarang ini, posisi IT PLN masih berada di posisi 120 dari posisi 300-an pada beberapa tahun sebelumnya. (AB)

Related Articles

0 Komentar

Berikan komentar anda

Back to top button