Siemens Indonesia Berpartisipasi di Megaproyek PLTGU Mesir

Author : Franki Dibuat : Feb 13, 2017

 Siemens Indonesia Berpartisipasi di Megaproyek PLTGU Mesir
Listrik Indonesia | PT Siemens Indonesia siap mengirimkan komponen utama turbin uap untuk proyek pembangkit listrik berkapasitas total 14,4 gigawatt (GW) di Mesir, salah satu tonggak penting bagi Siemens Indonesia dalam mendukung berbagai proyek pembangkit listrik di seluruh dunia.

“Siemens Indonesia ikut bangga bahwa pabrik Cilegon telah diberi kesempatan berpartisipasi dalam proyek besar internasional. Kami telah mengambil peranan di sejumlah proyek internasional dan memasok berbagai komponen kelistrikan ke lima benua.  Proyek pembangkit listrik di Mesir merupakan pembuktian terhadap komitmen Siemens dalam menyediakan solusi dan teknologi energi terpadu yang meliputi rekayasa teknik, pembangkit listrik tercanggih, dan jaringan listrik,” kata Presiden Direktur dan CEO Siemens Indonesia Josef Winter.

Berdasarkan kesepakatan dengan Pemerintah Mesir pada Juni 2015, Siemens akan memasok tiga pembangkit listrik tenaga gas dan uap (PLTGU) yang masing-masing berkapasitas 4,8 GW. Dalam proyek ini pabrik Cilegon diberi kepercayaan untuk memasok komponen utama turbin uap yaitu 12 selubung luar turbin bertekanan rendah (low pressure outer casing), 7 cincin bilah turbin (blade ring), 16 modul kondensor, dan 4 hot box. Pengiriman komponen turbin uap dari pabrik Cilegon menyusul suksesnya pengiriman turbin uap dari pabrik Siemens di Muelheim, Jerman, Desember 2016.

Mesir sedang giat membangun infrastruktur dan membutuhkan bantuan teknologi untuk proyek pembangkit listrik.Megaproyek ini dibangun di tiga lokasi, yaitu Beni Suef di kawasan Upper Egypt, New Capital, dan Burullus. Dengan memadukan kekuatan turbin uap dan turbin gas yang mampu menghasilkan daya listrik total 14,4 GW, menjadikannya proyek pembangkit listrik siklus gabungan (combined cycle) berkapasitas pembangkitan terbesar di dunia.

Siemens Indonesia terus mengembangkan kemampuan memproduksi komponen utama turbin uap untuk pembangkit listrik berupa kondensor, selubung luar bertekanan rendah (lower pressure outer casing), selubung dalam bertekanan rendah (lower pressure inner casing), dan cincin bilah stasioner bertekanan rendah (lower pressure stationary blade ring). Pabrik Cilegon juga telah mampu membuat satu komponen utama turbin gas, yaitu ruang bakar (combustion chamber).

Semua komponen itu dibuat memakai bahan baku baja berkualitas tinggi yang dipasok perusahaan lokal. Siemens Indonesia mampu memproduksi komponen pembangkit listrik dengan kandungan lokal cukup signifikan yang kini telah mencapai 30%. Khusus untuk kondensor, pabrik Cilegon telah menggunakan lebih dari 30% kandungan lokal. Pabrik Cilegon juga telah menjalin kolaborasi dengan sejumlah industri berat Indonesia untuk pembuatan komponen turbin uap dalam upaya memperluas basis produksi sekaligus meningkatkan kandungan lokal. Tantangan utama peningkatan kandungan lokal adalah memenuhi standar kualitas internasional di samping mempertahankan daya saing di antara pemanufaktur global lainnya. (DH)


 

Tags : News


0 Komentar

Berikan komentar anda

Top